Akhirnya! Sedimentasi di Sungai Cikeruh Dikeruk Alat Berat

Akhirnya! Sedimentasi di Sungai Cikeruh Dikeruk Alat Berat

Wisma Putra - detikJabar
Sabtu, 01 Agu 2026 15:00 WIB
Alat berat melakukan pengerukan sedimentasi di Sungai Cikeruh.
Alat berat melakukan pengerukan sedimentasi di Sungai Cikeruh. (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Sedimentasi yang ada di Sungai Cikeruh, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung akhirnya dikeruk. Lumpur yang menumpuk di aliran sungai itu dikeruk dengan menggunakan dua unit alat berat jenis eksavator.

Pantauan detikJabar, Sabtu (1/8/2026) pengerukan sedimentasi sungai ini dilakukan di Desa Tegalluar. Sejumlah truk nampak berlalu lalang mengangkut sedimentasi yang sudah mengering itu.

Sedimentasi sungai itu cukup tebal, dengan dilakukan pengerukan, aliran sungai kembali menjadi lebar dan dalam. Tak hanya lumpur, sampah dan tanaman liar yang tumbuh di pinggir sungai juga turut dibersihkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, normalisasi sungai yang dilakukan oleh instansi terkait ini dilakukan agar pada musim hujan aliran sungai kembali lancar dan tidak menimbulkan banjir.

"Alhamdulillah, sedikit lega kalau dikeruk, soalnya kebayang kalau gak dikeruk pas hujan nanti. Aliran sungai udah dangkal dan menyempit," ujar Dindin warga sekitar kepada detikJabar.

ADVERTISEMENT

Pria berusia 45 tahun itu juga berharap, jika normalisasi bisa dilakukan tidak hanya di kawasan Tegalluar saja.

"Ke daerah Cileunyi dan Rancaekek juga sama harus dilakukan, juga daerah Solokanjeruk supaya aliran sungainya kembali lancar," ujar Dindin.

Hal sama juga dikatakan salah satu pengendara yang melintas di jalan itu, Iyus (38). Menurutnya, penanganan sedimentasi di Sungai Cikeruh harus sejalan dengan penataan kawasan hulu sungai.

"Hutan-hutannya harus dihijaukan kembali. Jadi pas kemarau pengerukan sungai, pas musim hujan penanaman pohon, supaya tidak banyak sedimentasi masuk ke sungai," ujar Iyus.

Iyus menyebut, jalan sempadan Sungai Cikeruh suka teredam banjir di musim hujan. Dia ingin dengan normalisasi ini berdampak baik jika musim hujan tiba.

"Harapan bisa tidak banjir di jalan ini. Karena kalau banjir, jalan ini benar-benar tidak dapat dilintasi," ujar Iyus.

Iyus juga menambahkan, jika bisa, alat beratnya ditambah.

"Kalau bisa ditambah biar bisa kiri-kanan pengerukannya. Biar lebih cepat dan jangkauannya lebih panjang," pungkasnya.

(wip/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads