Satpam PJT II Tewas Terborgol, Lokasi Tak Terjangkau CCTV

Satpam PJT II Tewas Terborgol, Lokasi Tak Terjangkau CCTV

Dian Firmansyah - detikJabar
Kamis, 30 Jul 2026 15:49 WIB
TKP Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol
TKP Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar).
Purwakarta -

Penyelidikan kasus pembunuhan petugas keamanan (satpam) Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur, Sumarna (42), yang ditemukan tewas dalam kondisi terborgol, masih menemui kendala. Minimnya rekaman CCTV di lokasi kejadian menjadi salah satu penyebab lambatnya pengungkapan kasus oleh pihak kepolisian.

Direktur Utama PJT II Jatiluhur Imam Santoso menegaskan kamera pengawas atau CCTV sebenarnya terpasang di area Waduk Jatiluhur. Namun, titik penemuan jenazah berada di luar jangkauan area pantauan objek vital nasional tersebut.

"Bukan tidak ada CCTV, total ada 27 unit CCTV yang tersebar di titik-titik strategis Waduk Jatiluhur. Di kawasan Ubrug sendiri ada tiga unit, dan rekamannya sudah kami serahkan ke pihak kepolisian," ujar Imam Santoso saat melayat ke rumah duka korban pada Kamis (30/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imam menjelaskan, tiga unit CCTV di kawasan Ubrug difokuskan untuk mengawasi area objek vital bendungan. Sementara lokasi penembakan atau penganiayaan korban berada di luar jangkauan kamera dengan jarak sekitar 2 kilometer.

"Kamera menyorot ke objek vital, bukan ke lokasi kejadian karena lokasinya di luar kawasan bendungan utama. Ke depan, kami akan mengevaluasi dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menambah titik CCTV, terutama di area-area rawan," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa korban merupakan petugas keamanan resmi di bawah vendor mitra PJT II yang terdaftar dan terlindungi hak-hak ketenagakerjaannya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Purwakarta, BPJS Ketenagakerjaan, bersama PJT II menyerahkan santunan secara langsung kepada ahli waris almarhum Sumarna dengan nilai total Rp 418.133.773. Santunan tersebut mencakup:

- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

- Jaminan Hari Tua (JHT)

- Jaminan Pensiun (JP)

- Beasiswa pendidikan untuk dua anak korban

Sementara itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengapresiasi langkah cepat pemberian santunan dan berharap jajaran Polres Purwakarta bisa segera membekuk pelaku.

"Kita tahu Polres Purwakarta sedang bekerja keras melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua bisa terungkap," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "PAM JAYA Tinjau Waduk Jatiluhur, Pastikan Pasokan Air tetap Aman"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads