RSUD Karawang kini punya gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Perawatan Kritis baru yang resmi beroperasi pada Jumat (24/7/2026) lalu. Bupati Karawang Aep Syaepuloh menuturkan gedung IGD tersebut diharapkan mampu menjadi solusi pelayanan ekstra cepat bagi pasien gawat darurat di Karawang.
"Alhamdulillah, kemarin kami telah melaunching Gedung Instalasi Gawat Darurat baru RSUD Karawang, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Aep saat dikonfirmasi detikJabar, Rabu (29/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, Aep berharap pelayanan dapat berjalan maksimal dan masyarakat Karawang memperoleh layanan kesehatan yang baik serta efisien.
"Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin lengkap diharapkan pelayanan untuk masyarakat Karawang semakin baik, dan maksimal," kata dia.
Aep juga berkomitmen bahwa pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat Karawang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Karawang.
"Ini merupakan komitmen kami, bahwasanya kebutuhan dasar kesehatan masyarakat masyarakat Karawang harus diprioritaskan, dan direpresentasikan melalui pembangunan RSUD Rengasdengklok yang baru, RSUD ini juga kita tambah gedung IGD baru dan penambahan bed rawat inap baru," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Karawang Parlindungan menuturkan, gedung IGD baru ini hadir untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan dengan meningkatkan kapasitas rawat dari 30 bed menjadi 41 bed.
"IGD yang baru ini menyediakan 11 bed baru, dimana saat ini kita sudah punya 41 bed untuk melayani kegawatdaruratan di IGD, dan didukung oleh 23 dokter umum yang berjaga selama 24 jam bergantian," ucap Parlindungan.
Tak hanya itu, Parlindungan mengungkap bahwa saat ini RSUD Karawang juga menambah kapasitas bed rawat inap dari 358 menjadi 400 bed.
"Selain dari IGD baru, RSUD Karawang juga menambah kapasitas rawat inap dari 358 menjadi 400, yang dimana rata-rata sehari dalam 3 shift kami menerima kurang lebih 70-90 pasien. Semoga dengan penambahan kapasitas di IGD maupun rawat inap bisa memaksimalkan pelayanan terhadap pasien," pungkasnya.
(orb/orb)
