Menengok Masjid Jaza Bandung, Eks Bar yang Kini Jadi Rumah Ibadah

Menengok Masjid Jaza Bandung, Eks Bar yang Kini Jadi Rumah Ibadah

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 29 Jul 2026 08:00 WIB
Masjid Jaza Bandung yang lagi viral di Kota Bandung.
Masjid Jaza Bandung yang lagi viral di Kota Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Azan zuhur berkumandang di kawasan Jalan Trunojoyo, Kota Bandung. Di tengah kesibukan aktivitas warga dan keramaian di sekitar pusat perbelanjaan, suasana mendadak terasa lebih tenang saat alunan suara panggilan ibadah itu mulai terdengar saat hari beranjak siang.

Gema suara tersebut menyapa siapa saja yang berada di jalan itu. Suara itu bersumber dari Masjid Jaza yang berdiri di kawasan tersebut, sekaligus mengingatkan setiap umat Muslim untuk sejenak menghentikan aktivitas demi menunaikan kewajiban menghadap Sang Pencipta.

detikJabar berkesempatan berkunjung ke masjid yang tengah viral di Kota Bandung ini. Selain bentuknya yang unik, masjid ini dibangun di eks bar yang ada di kawasan tersebut. Hal itu dibenarkan oleh Takmir Masjid Jaza, Ari Priyanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara filosofis, Jaza itu berasal dari kata Jaza ke Allah. Jadi kalau misalnya secara bahasa berarti pembalasan ya harapannya dengan kita membangun masjid ini atau mengadakan masjid ini, semoga bisa menjadi ladang bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan juga bisa menjadi amal jariah untuk para pengurus dan juga untuk seluruh yang memakmurkan masjid," kata Ari kepada detikJabar, Selasa (28/7/2026).

ADVERTISEMENT

"Betul, sebelumnya ini eks bar. Alhamdulillah, kita diamanahi untuk bisa mengelola tempat ini yang sebelumnya bar kita alih fungsikan menjadi masjid seperti itu," tambahnya.

Ari menjelaskan, lahan itu disewa oleh seorang dermawan dan dijadikan masjid. Ia menyebut arsitektur masjid ini cukup menarik sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah.

"Kalau misalnya dari daya tarik ya tentunya dari sisi arsitekturnya mungkin ya. Dari sisi desainnya kita yang minimalis sehingga walaupun lokasinya mungkin tidak begitu luas dibanding masjid-masjid lainnya. Tapi dari segi arsitekturnya bisa membuat anak muda atau siapapun bisa nyaman lah di Masjid Jaza ini," tuturnya.

Ari menyebut, masjid ini mulai beroperasi sejak empat bulan lalu atau pada tanggal 10 April 2026 ini. Meski operasionalnya baru berjalan empat bulan, Ari mengungkapkan bahwa jemaahnya sangat antusias.

"Tapi Masyaallah dari antusias masyarakat, anak-anak muda ataupun keluarga yang ingin berkunjung ke masjid ini begitu banyak gitu. Dan setiap Jumat kita tuh selalu full kapasitas. Jadi kita menyarankan untuk yang datangnya telat untuk bisa ke masjid yang lain karena full kapasitas," jelasnya.

Jika kapasitas penuh, Ari menyebut masjid ini bisa menampung hingga 400 jemaah. Kondisi tersebut selalu terjadi saat digunakan untuk salat Jumat.

"Kami juga suka berkolaborasi dengan komunitas-komunitas yang ada di kota Bandung untuk memakmurkan masjid ini dengan kegiatan-kegiatan, kajian-kajian hampir setiap hari," tuturnya.

Menariknya, di lantai dasar masjid ini terdapat kedai kopi serta deretan meja dan kursi taman yang bisa digunakan oleh jemaah untuk beristirahat.

"Jadi selasar Masjid Jaza ini tuh bisa dijadikan tempat untuk istirahat, lapar, di bawah tuh ada tenan-tenan untuk bisa makan, untuk bisa istirahat, ada kopinya juga seperti itu. Ini menarik juga ya banyak meja-meja, banyak yang WFC juga tadi saya lihat di bawah yang pada buka laptop ya," pungkasnya.

(wip/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads