1.172 Knalpot Brong Berakhir di Atas Mesin Gerinda

1.172 Knalpot Brong Berakhir di Atas Mesin Gerinda

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 28 Jul 2026 00:30 WIB
Pemusnahan knalpot brong di Polrestabes Bandung.
Pemusnahan knalpot brong di Polrestabes Bandung. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Polrestabes Bandung memusnahkan 1.173 knalpot yang tidak sesuai standar kendaraan atau knalpot brong. Ribuan barang bukti tersebut dihancurkan dengan cara digerinda setelah kerap meresahkan masyarakat.

Pemusnahan secara simbolis dilakukan oleh Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi. Sebanyak 1.172 knalpot brong itu disita dari hasil 27 kali razia selama tiga pekan terakhir Juli 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama 3 minggu, kita berhasil melakukan penyitaan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Kurang lebih ini ada sejumlah 1.172 knalpot, ini semuanya di luar daripada standar khusus yang di tetapkan oleh pemerintah," katanya di Mapolrestabes Bandung, Senin (27/7/2026).

Selama razia, pengendara yang melanggar harus mengganti knalpotnya sesuai standar. Sebab, menurut Dedi, penggunaan knalpot brong menyalahi aturan Pasal 285 ayat 1 Jo Pasal 106 ayat 3 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Menteri LHK Nomor 56 Tahun 2019.

ADVERTISEMENT

"Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis ini sangat mengganggu ketertiban umum, memicu kebisingan dan sering kali menjadi pemicu gesekan sosial serta aksi balap liar. Pemusnahan ini adalah bentuk komitmen tegas kami terhadap penindakan knalpot brong," tegasnya.

Selain dari hasil razia, sejumlah knalpot brong yang disita juga berasal dari penanganan Bhabinkamtibmas di lapangan. Selama tiga pekan terakhir, kata Dedi, Bhabinkamtibmas datang langsung ke rumah warga hingga sekolah, supaya mengganti knalpot tersebut sesuai standar pabrikan.

"Ini juga hasil imbauan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, dimana Bhabinkamtibmas door to door datang ke rumah-rumah warga, kemudian menghimbau bagi putra-putrinya yang menggunakan knalpot brong agar diganti," katanya.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah yang sudah berpartisipasi dengan kegiatan ini, yang turut menghimbau kepada putra-putri anak didiknya yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi agar diganti dan diserahkan kepada pihak sekolah," pungkasnya.

(ral/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads