Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, sebentar lagi akan dimulai. Bandara di pusat Kota Bandung itu ditarget bisa melayani sejumlah rute penerbangan pada 17 Agustus 2026.
Di tengah rencana reaktivitasi, perbaikan aktivitas penunjang bandara seperti perbaikan jalan dan fasilitas lalu lintasnya sudah dikerjakan. Namun ternyata, perbaikan tersebut belum membuat Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merasa puas.
Dalam wawancaranya bersama wartawan, Farhan mengungkapkan unek-uneknya itu setelah meninjau beberapa hari yang lalu. Dia mengaku akan memanggil kepala OPD terkait karena tidak puas dengan hasil pengerjaan proyek tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin pagi saya meninjau persiapan infrastruktur di luar Husein, saya masih belum happy. Saya akan memanggil lagi Dinas DSDABM dan DPKP untuk melakukan beberapa perbaikan. Mudah-mudahan bisa lebih baik dalam beberapa waktu ke depan," katanya, Senin (27/7/2026).
Farhan menyoroti masalah kualitas pekerjaan yang menjadi fasilitas penunjang Bandara Husein. Apalagi, reaktivitasi bandara ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
"Kualitas pekerjaannya saja, saya belum puas. Menurut target, sebelum 17 Agustus semuanya harus sudah beres. Tanggal 6 sampai 8 Agustus ada percobaan penerbangan," ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian mengaku sudah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung di Bandara Husein. Mulai dari perbaikan lampu penerangan, menyiapkan marka jalan termasuk menyiapkan watter barrier hingga traffic cone untuk mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan.
"Termasuk rambu-rambu peringatan, rambu petunjuk, itu sudah kita siapkan. Supaya kesan pertama harus bagus, ya, kalau kesan pertama bagus, setelah itu terserah, kira-kira gitu," pungkasnya.
(ral/yum)
