Kronologi Kebakaran Maut Tewaskan 3 Bocah Kakak Beradik di Sukabumi

Kronologi Kebakaran Maut Tewaskan 3 Bocah Kakak Beradik di Sukabumi

Siti Fatimah - detikJabar
Jumat, 24 Jul 2026 10:17 WIB
Kebakaran maut di Sukabumi
Kebakaran maut di Sukabumi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) malam. Insiden ini menyebabkan tiga anak tewas terpanggang saat sedang tertidur lelap.

Peristiwa yang terjadi di RT 001/RW 006 tersebut bermula dari pemadaman listrik yang melanda kawasan desa sejak sore hari. Sekitar pukul 18.00 WIB, penghuni rumah berinisial NOS (14) menyalakan lilin di atas televisi ruang tamu sebagai alat penerangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menyalakan lilin, NOS bersama neneknya, NK (59), dan tiga adiknya yakni AMS (10), SAS (5), serta SAQ (4) beristirahat di kamar depan. Namun, sekitar pukul 19.30 WIB, NOS terbangun karena merasakan hawa panas yang menyengat. Saat membuka mata, ia melihat api sudah berkobar hebat di ruang tamu.

Dalam situasi genting, sang nenek segera memerintahkan NOS keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga.

ADVERTISEMENT

"Nenek sempat berlari ke kamar mandi mengambil ember berisi air untuk memadamkan api di ruang tamu. Namun amukan api bergerak terlalu cepat, melahap dinding bilik bambu yang sangat mudah terbakar," kata Kapolsek Nyalindung Iptu M Yanuar Fajar, Jumat (24/7/2026).

Melihat api kian tak terkendali, NK sempat keluar rumah. Namun, ia berusaha menerobos kembali ke dalam bangunan yang membara demi menyelamatkan ketiga cucunya yang masih terjebak di kamar. Aksi nekat tersebut berhasil dicegah oleh warga yang mulai berdatangan karena risiko keselamatan yang sangat tinggi.

NK dan NOS berhasil selamat, meski mengalami luka bakar ringan di bagian tangan dan kaki. Sayangnya, ketiga anak yang berada di kamar depan tidak sempat menyelamatkan diri. Material rumah yang didominasi bilik bambu membuat api merambat sangat cepat dan menghanguskan bangunan berukuran 6x9 meter itu dalam hitungan menit.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan pendinginan untuk mencegah api merembet ke struktur permanen di bagian dapur dan kamar mandi. Tim medis dari Puskesmas Cijangkar yang memeriksa korban menyatakan ketiga bocah tersebut meninggal dunia dengan luka bakar derajat 3 di sekujur tubuh.

"Pihak keluarga korban telah ikhlas menerima musibah ini dan menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi," ujar Iptu Fajar. Ketiga jenazah korban kini telah dievakuasi dan dimakamkan oleh pihak keluarga.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads