Cerita Gadis Cililin Saat Dibawa Kabur Mantan Kekasih ke Sumsel

Cerita Gadis Cililin Saat Dibawa Kabur Mantan Kekasih ke Sumsel

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 21 Jul 2026 19:51 WIB
Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi Zainal Hidayat mengunjungi kediaman korban dugaan penculikan
Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi Zainal Hidayat mengunjungi kediaman korban dugaan penculikan (Foto: Istimewa)
Bandung Barat -

Meila Nurpadilah (23), warga Kampung Rancapanggung, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), baru saja melewati masa sulit dalam hidupnya. Setelah lebih dari sepekan menghilang dibawa lari oleh mantan kekasihnya, M. Reza Satria, Meila akhirnya dipulangkan pada Selasa (21/7/2026) siang.

Berdasarkan pengakuan korban, ia dibawa berpindah-pindah daerah oleh terduga pelaku hingga akhirnya menetap selama beberapa hari di rumah keluarga Reza yang berlokasi di Kecamatan Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

"Jadi saya 12 Juli itu dibawa dulu ke Karawang, terus ke Bekasi, baru dari situ naik bus ke Baturaja. Saya lupa berapa hari, soalnya di perjalanan juga lama," katanya saat ditemui di kediamannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama berada di Baturaja, Meila mengaku diperlakukan dengan baik oleh keluarga terduga pelaku. Namun, ia tak menampik adanya tekanan psikis akibat ancaman verbal yang dilontarkan Reza saat awal membawanya pergi dari Cililin. Hal inilah yang memicu trauma mendalam bagi dirinya.

ADVERTISEMENT

"Ancamannya cuma dari dia (terduga pelaku) pas minta saya ikut, saya awalnya enggak tahu mau dibawa ke Baturaja. Di sana ibunya sempat bilang ke saya kalau ada yang tanya, saya disuruh jawab ini kemauan saya," katanya.

Meila menduga motif Reza membawanya lari hingga ke Sumatera karena pelaku terobsesi dan tidak rela hubungan asmara mereka berakhir. Keduanya diketahui sempat menjalin kedekatan singkat pada tahun 2025.

"Tujuannya cuma biar saya bareng sama dia, dia enggak mau pisah sama saya. Dulu dekat sama dia tahun 2025, itu juga enggak lama. Saya kenal sama dia waktu training jadi terapis bekam di Bekasi," katanya.

Kasus ini menemui titik terang setelah kabar hilangnya Meila viral di media sosial. Keluarga Reza kemudian meminta bantuan kepolisian setempat untuk memfasilitasi proses pemulangan korban kepada keluarganya di Bandung Barat.

Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi Zainal Hidayat, mengonfirmasi bahwa pemulangan ini merupakan hasil koordinasi antara Polsek Baturaja dengan Polsek Cililin.

"Jadi keluarga sudah difaslilitasi untuk pendampingan pemulangan korban oleh Polsek Baturaja. Jadi dari sana, terduga pelaku ditemani ibunya serta korban, pulang ke Bandung. Lalu di Bandung, korban diturunkan di daerah Terminal Leuwipanjang dan dijemput pamannya siang tadi," kata Fakhmi.

Fakhmi memastikan Meila dalam kondisi fisik yang sehat saat tiba di rumah. Kendati demikian, pihak kepolisian akan memberikan waktu bagi korban untuk memulihkan kondisi psikisnya sebelum melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Ada trauma sedikit, tentunya kita memberi waktu untuk korban memulihkan diri. Nanti akan kita dalami lagi terkait kejadian yang menimpanya," kata Fakhmi.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads