SDN Citapen Tasikmalaya Terbakar, Siswa Dua Kelas Belajar Daring

SDN Citapen Tasikmalaya Terbakar, Siswa Dua Kelas Belajar Daring

Faizal Amiruddin - detikJabar
Selasa, 21 Jul 2026 18:27 WIB
Api berkobar hebat di bangunan SDN Citapen Tasikmalaya.
Api berkobar hebat di bangunan SDN Citapen Tasikmalaya. (Foto: Istimewa)
Tasikmalaya -

Musibah kebakaran melanda bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Citapen, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Selasa (21/7/2026) sore.

Api menghanguskan 3 ruangan yang berada di lantai 2 bangunan sekolah tersebut. Ruangan yang terdampak terdiri dari ruang kelas 3C, kelas 4B dan ruangan gudang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak ada korban jiwa mau pun luka dalam insiden ini, namun pihak sekolah menaksir kerugian mencapai Rp50 juta.

"Alhamdulillah kebakaran terjadi ketika anak-anak sudah pulang. Kejadian sekitar 15.55 WIB, jadi pembelajaran sudah selesai, guru-guru juga sudah pulang," kata Kepala SDN Citapen, Ene Rosidah.

ADVERTISEMENT

Namun demikian Ene menjelaskan sata itu masih ada beberapa orang guru yang masih bekerja menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga mereka juga yang pertama kali menemukan kobaran api di lantai 2 bangunan sekolah tersebut.

"Pertama kali ditemukan oleh guru. Katanya api dari gundukan meja dan kursi yang sudah rusak," kata Ene.

Seketika itu api langsung membesar, sehingga saksi segera melapor ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang lokasinya beberapa ratus meter dari lokasi sekolah. Tak lama berselang Damkar Pemkot Tasikmalaya pun datang. Sehingga api sudah visa dikendalikan dalam jangka waktu sekitar 30 menit.

"Api langsung membesar, langsung lapor ke BPBD terdekat. Sehingga bisa cepat ditangani," kata Ene.

Dia mengatakan, dampak kebakaran seluruh barang di dalam gudang hangus terbakar. Kerusakan juga terjadi di dua ruang kelas.

"Taksiran kerugian Rp40 sampai Rp50 juta, gudang hangus kemudian kami harus memeriksa kondisi konstruksi bangunan yang kemungkinan mengalami kerusakan," kata Ene.

Dampak kebakaran ini juga membuat pihak sekolah melakukan pembelajaran daring untuk siswa kelas 3 C dan 4 B.

"Untuk kegiatan besok dengan seizin Kabid SD Disdik, kelas 3 C dan 4 B didaringkan, supaya kita bisa memeriksa kondisi bangunan terkait kejadian ini. Supaya nanti anak-anak juga aman," kata Ene.

Terkait penyebab kebakaran Ene mengaku belum bisa memastikan, tapi diduga dari korsleting listrik.

"Kalau kompor tidak ada, tapi mungkin dari stop kontak listrik. Untuk penyebab pastinya mungkin sedang diselidiki oleh kepolisian," kata Ene.

Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Joni Jonansa mengatakan hasil penyelidikan sementara api diduga berasal dari hubungan arus pendek instalasi listrik di gudang sekolah.

"Setelah dilakukan olah TKP oleh tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota, untuk sementara diduga api berasal dari korsleting listrik yang ada di stop kontak di dekat gundukan barang bekas. Tapi untuk memastikannya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," kata Joni.

Dia mengatakan kobaran api hebat dipicu oleh barang-barang yang ada di dalam gudang.

"Yang terbakar barang-barang bekas, kursi, meja lemari, berkas dari kertas jadi memang bahan yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat membesar," kata Joni.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads