Selama lebih dari 400 tahun, para pelaut dunia kerap melaporkan fenomena ganjil berupa hamparan laut yang bercahaya terang benderang di tengah kegelapan malam. Kini, misteri legendaris yang dikenal sebagai milky seas atau 'laut susu' tersebut akhirnya berhasil tertangkap kamera satelit NASA dari luar angkasa. Meski begitu, penyebab pasti kemunculannya masih menyisakan teka-teki besar bagi para ilmuwan.
Fenomena ini jelas berbeda dengan bioluminesensi biasa yang sering kita lihat saat ombak pecah di bibir pantai. Pada milky seas, cahaya muncul secara merata di permukaan laut lepas dan mampu membentang hingga puluhan ribu kilometer persegi. Saking terangnya, pendaran cahaya ini bisa terlihat jelas oleh satelit yang sedang mengorbit Bumi.
Sejauh ini, para peneliti telah mengumpulkan sekitar 400 laporan mengenai fenomena tersebut dalam kurun empat abad terakhir. Salah satu catatan paling ikonik berasal dari kapten kapal Moozuffer yang melintasi Laut Arab pada tahun 1849 silam.
"Pemandangannya seperti hamparan salju tanpa batas atau lautan air raksa," tulis sang kapten dalam catatan pelayarannya, dikutip dari Popular Mechanics.
Simak Video "Video: Bikin Bangga! Siswa SMA di Pinrang Dapat Penghargaan dari NASA"
(mso/mso)