Masih Belum Rindu Melatih, Pep Guardiola Nikmati Masa Rehat

Masih Belum Rindu Melatih, Pep Guardiola Nikmati Masa Rehat

detikSport - detikJabar
Sabtu, 18 Jul 2026 11:30 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 16: Head Coach Pep Guardiola of Manchester City during the Emirates FA Cup Final match between Chelsea and Manchester City on May 16, 2026 in London, England. (Photo by Robin Jones/Getty Images)
Pep Guardiola. Foto: Getty Images/Robin Jones
Jakarta -

Pep Guardiola mengaku belum merindukan dunia kepelatihan setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City. Pelatih asal Spanyol itu ingin menjalani aktivitas di luar sepak bola sekaligus menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.

Sejak memulai karier sebagai pelatih Barcelona B pada 2007, Guardiola nyaris tidak pernah berhenti melatih. Ia kemudian menangani tim utama Barcelona pada 2008 hingga 2012. Setelah mengambil jeda selama satu tahun, Guardiola menerima tawaran melatih Bayern Munich pada 2013.

Tiga musim bersama Bayern Munich, Guardiola melanjutkan kariernya di Manchester City pada 2016. Ia bertahan selama satu dekade di klub Inggris tersebut. Artinya, dalam 19 tahun terakhir, Guardiola menghabiskan 18 tahun sebagai pelatih klub.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, Guardiola memilih beristirahat dari dunia sepak bola. Ia mengaku ingin kembali melatih jika rasa rindu terhadap profesi tersebut sudah muncul. Namun, saat ini ia belum merasakan hal itu.

ADVERTISEMENT

"Secara mental saya tak merasa melewatkan apapun. Saya mulai melatih saat berusia 37 tahun dan segala hal dalam hidup saya terhubung dengan sepak bola. Sekarang saya ingin menemukan hidup dan bahagia melakukan hal-hal yang tak terkait dengan sepak bola," ujar Guardiola, dikutip dari Football Italia.

"Saya menyukai pekerjaan saya, namun ada masa ketika Anda merasa perlu istirahat. Mungkin suatu hari saya akan bangun dan berkata, "Oke, saya ingin melatih lagi. Saya perlu merasa rindu, dan sekarang saya tidak merasa demikian."

Guardiola mengatakan keputusan berhenti melatih juga menjadi bagian dari upayanya untuk lebih memperhatikan diri sendiri. Ia ingin memanfaatkan waktu luang bersama anak-anak dan ayahnya yang kini berusia 95 tahun.

"Saya mencoba memahami akan seperti apa hidup saya. Saya memutuskan berhenti karena saya ingin merawat diri saya lebih baik. Saya ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak-anak saya dan ayah saya, yang masih hidup dan berusia 95 tahun sekarang."

Pelatih berusia 56 tahun itu mengaku masih beradaptasi dengan fase baru dalam kehidupannya. Meski demikian, ia menilai proses tersebut berjalan dengan baik.

"Saya sendiri sudah 56 tahun sekarang, tak lagi muda, jadi perspektif pun berubah. Saya masih menyesuaikan diri dengan babak baru ini, namun hal itu berjalan baik," tegasnya.

Sebelumnya, Guardiola sempat dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Italia yang kosong setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri. Namun, berdasarkan pernyataannya, peluang Guardiola untuk menerima jabatan tersebut tampaknya masih sangat kecil.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.

(adp/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads