Tak Lagi Mirip Sungai Kering, Jalan di Pelosok Cianjur Segera Mulus

Tak Lagi Mirip Sungai Kering, Jalan di Pelosok Cianjur Segera Mulus

Dony Ramadhan - detikJabar
Rabu, 15 Jul 2026 21:30 WIB
Jalan Cibinong akan diperbaiki
Jalan Cibinong akan diperbaiki (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar)
Cianjur -

Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, kini bisa bernapas lega. Penantian panjang selama puluhan tahun untuk menikmati akses jalan yang layak akhirnya membuahkan hasil.

Selama ini, masyarakat di wilayah perbatasan Cianjur dan Kabupaten Bandung tersebut terpaksa melintasi jalan rusak parah yang kondisinya memprihatinkan. Saat kemarau, jalur tersebut lebih menyerupai dasar sungai yang mengering tanpa sisa aspal sedikit pun. Sementara di musim hujan, medan menjadi sangat licin dan membahayakan keselamatan pengendara motor.

"Terakhir merasakan jalan bagus itu tahun 1998. Kemudian tidak lama rusak sampai sekarang," ujar Uus (50) warga, Rabu (15/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harapan baru muncul seiring dimulainya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di desa tersebut. Kehadiran TNI membawa angin segar bagi mobilitas warga setempat yang selama ini terisolasi akibat infrastruktur yang buruk.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah sekarang jalan sudah mulai mulus, meskipun hanya sedikit. Diharapkannya nanti oleh Pemkab Cianjur dibangun lagi sampai selesai jalan semua mulus," kata dia.

Kasrem 061/Suryakencana, Kolonel Inf Yudi Ruskandar, menjelaskan bahwa TMMD tahun 2026 ini memang difokuskan pada pemerataan pembangunan di wilayah terpencil, termasuk Kecamatan Cibinong.

"Tujuan utamanya akselerasi pembangunan di pelosok, sehingga ada pemerataan pembangunan," kata dia.

Proyek ini melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dibantu swadaya masyarakat. Sasaran utamanya adalah perbaikan jalan sepanjang 872 meter yang selama ini terabaikan.

"Kita bangun menjadi jalan beton dengan lebar 4 meter. Selain itu ada juga pembangunan jalan aspal," kata dia.

Tak hanya infrastruktur jalan, program ini juga menyasar perbaikan sejumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik warga sekitar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Pembangunannya juga dilakukan bersama, untuk membangkitkan lagi semangat gotong royong," kata dia.

Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu, mengakui bahwa wilayah Desa Mekarsari memang belum tersentuh pemerataan pembangunan secara optimal sebelumnya. Ia mengapresiasi langkah TNI yang menjadikan kawasan tersebut sebagai prioritas pembangunan tahun ini.

"Kami berterimakasih, wilayah yang belum tersentuh pembangunan secara merata ini menjadi perhatian, dibangun dalam kegiatan TMMD. Ini juga menunjukan keterlibatan semua pihak dalam pembangunan, karena tidak bisa hanya berdiri sendiri," kata dia.

Wahyu memastikan pemerintah kabupaten akan menindaklanjuti program ini dengan membangun sisa akses jalan yang masih rusak di wilayah tersebut.

"Tentu kami akan memperhatikan dan membangun jalan di pelosok cianjur yang dilalui warga yang dilintasi untuk mengirim hasil buminya," kata dia.



(dir/Ikbal Selamet)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads