Update Terkini Kecelakaan Mobil Bak Terbuka Tewaskan 12 Orang di Indramayu

Update Terkini Kecelakaan Mobil Bak Terbuka Tewaskan 12 Orang di Indramayu

Burhannudin - detikJabar
Senin, 13 Jul 2026 11:45 WIB
Mobil yang mengangkut rombongan korban kecelakaan maut di Jalur Pantura
Mobil yang mengangkut rombongan korban kecelakaan maut di Jalur Pantura (Foto: Istimewa)
Indramayu -

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indramayu masih melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk wing box yang terlibat dalam kecelakaan maut di jalur Pantura, tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan, mengatakan sopir truk telah diamankan untuk dimintai keterangan terkait insiden yang melibatkan tiga kendaraan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan enam korban lainnya mengalami luka-luka.

"Status sopir truk masih dimintai keterangan. Kita masih melakukan rekonstruksi peristiwa bersama Tim TAA (Traffic Accident Analysis) Korlantas Polri dan Polda Jawa Barat," ujar Ipda Masnan, Senin (13/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Masnan, hasil rekonstruksi dan olah tempat kejadian perkara akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan peningkatan status hukum pengemudi menjadi tersangka.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, pengemudi truk wing box, Deden Ibad, hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Indramayu. Dalam keterangannya, Deden mengaku kendaraan pikap yang mengangkut belasan penumpang tiba-tiba mengerem saat hendak berputar di u-turn Kiajaran Kulon.

Ia menyebut pengereman mendadak tersebut membuat dirinya kesulitan mengendalikan truk yang dikemudikannya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk Hino dengan kecepatan tinggi, sehingga benturan tidak dapat dihindari dan menyebabkan para penumpang pikap terpental.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 12 orang meninggal dunia, sedangkan enam korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads