Pengadilan Negeri Bandung menolak permohonan praperadilan soal surat perintah penghentian penyidikan (SP3) status tersangka Wakil Wali Kota Bandung Erwin. Tahapan itu pun membuat proses penghentian kasus tersebut sudah dinyatakan sah secara hukum.
Erwin kemudian buka suara setelah praperadilan itu ditolak. Saat ditemui di Balai Kota Bandung, ia mengaku bersyukur karena sekarang bisa fokus kembali bekerja sebagai Wakil Wali Kota.
"Syukur alhamdulillah, karena kalau bagi saya sih begini ya, kang. Apapun yang menimpa saya, kata Allah, "Mintalah pertolongan kepadaku." Gimana caranya? Terima masalah dengan sabar. Obatnya salat, weh," katanya, Senin (6/7/2026).
"Alhamdulillah, mungkin Allah mengabulkan doa saya, juga doa semua lah ya masyarakat yang emang mendukung saya, keluarga dan lain-lain. Jadi, artinya saya mau mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Negeri yang sudah memberikan keadilan buat saya. Mudah-mudahan sesudah beresnya ditolak ini, saya bisa 100 persen bisa menjalankan aktivitas, fokus untuk memberikan kebermanfaatan buat masyarakat Kota Bandung," ungkapnya menambahkan.
Setelah status tersangkanya gugur, Erwin mengaku tidak perlu menempuh proses untuk membersihkan nama baiknya. Bagi Erwin, semuanya ia serahkan ke Sang Maha Kuasa.
"Menurut saya enggak usah ya. Dengan SP3, dengan ini (praperadilan ditolak), berarti saya merasa saya sudah beres. Dan saya juga mungkin dengan SP3 ini ya saya tidak mau lebih detail menjelaskan, cuma yang pasti bahwa saya sangat yakin bahwa kekuasaan itu bukan punya saya, tapi punya Allah," ujarnya.
"Jadi, gimana Allah saja. Allah cabut kekuasaan dari siapa yang Allah kehendaki. Kalau kata Allah cabut, ya dicabut gitu," tuturnya.
Erwin menuturkan, saat ini ia mau fokus kembali menjalankan tugasnya sebagai Wakil Wali Kota Bandung. Setelah polemik yang dilaluinya, ia mau fokus melayani masyarakat.
"Kemarin mungkin saya waktu di lubang, saya dihinakan sebagai tersangka. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah menjadi waktu di lubang saya dimuliakan lagi oleh Allah," ucapnya.
"Yang pasti bahwa dengan ditolak ini, Insyaallah full mungkin saya akan 100 persen mengabdikan diri saya, memberikan kebermanfaatan buat masyarakat. Dari siang sampai malam kan rumah dinas terus penuh sama warga yang datang pengen ketemu saya," pungkasnya.
(ral/yum)