Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung resmi menghentikan seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Cicaheum mulai Jumat (26/6/2026). Informasi penghentian operasional ini telah disosialisasikan melalui akun media sosial resmi Dishub.
Pantauan di lokasi pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB menunjukkan aktivitas angkutan umum di terminal yang terletak di Jalan Ahmad Yani ini masih terlihat, meski intensitasnya menurun drastis. Antrean bus dan angkutan elf yang biasanya memadati area terminal kini tampak lengang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah armada bus terpantau hanya singgah sementara untuk mengangkut penumpang yang masih mendatangi lokasi. Dodo, salah satu sopir bus, menjelaskan bahwa secara administratif operasional busnya telah berpindah ke Terminal Leuwipanjang.
"Sudah di Leuwipanjang, ke sini itu transit karena masih ada penumpang yang harus di bawa di sini," katanya.
Ia menambahkan, aktivitas di lokasi tersebut akan benar-benar berhenti total saat proyek pembangunan fisik di area terminal mulai dikerjakan.
"Pas mau dibangun saja, pas bener-bener ditutup terminalnya," ujarnya.
Di sisi lain, para calon penumpang mulai menyesuaikan diri dengan kebijakan ini. Kemas, warga Arcamanik yang rutin bepergian ke Tasikmalaya, mengaku sudah mengetahui kabar penutupan Terminal Cicaheum. Namun, ia memilih tetap datang ke lokasi selama armada bus masih tersedia.
"Selama terminal masih buka dan ada bus saya naik di sini saja," kata Kemas.
Pria yang menempuh perjalanan ke Tasikmalaya sebanyak 1-2 kali dalam sebulan ini mengaku hanya bisa mengikuti aturan yang berlaku terkait pemindahan terminal.
"Ya gimana lagi, ikut saja saya mah," pungkasnya.
Sementara itu, untuk angkutan elf jurusan Priangan Timur, banyak pengemudi yang memilih tidak masuk ke dalam area terminal. Mereka terpantau memarkirkan kendaraan dan menunggu penumpang di bahu jalan di luar kawasan terminal.
(wip/dir)
