Siswi SD Sukabumi Diperkosa Teman, Disdik Terjunkan Tim Khusus

Siswi SD Sukabumi Diperkosa Teman, Disdik Terjunkan Tim Khusus

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Jumat, 26 Jun 2026 13:30 WIB
Kadis Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena
Kadis Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi merespons kasus dugaan pemerkosaan dan pencabulan yang menimpa seorang siswi kelas 3 Sekolah Dasar (SD) oleh teman sebayanya di Kecamatan Warungkiara.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena mengungkapkan bahwa tim khusus langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendalaman secara intensif. Pihaknya juga telah menginstruksikan jajaran di bidang kesiswaan dan pengawas sekolah untuk mengawal langsung penanganan kasus ini di lokasi kejadian.

"Kita kemarin sudah menugaskan Kasi Kesiswaan untuk melakukan proses pendalaman dengan orang tua, kemudian ada dari pengawas di sana," ujar Deden, Jumat (26/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini diambil menyusul desakan dari tim kuasa hukum keluarga korban yang meminta perhatian serius dari instansi pendidikan, mengingat korban kini terpaksa diberhentikan dari sekolah akibat trauma berat dan ketakutan akan adanya aksi perundungan atau bullying.

ADVERTISEMENT

Selain menerjunkan tim internal, Deden menegaskan bahwa Disdik Kabupaten Sukabumi juga telah membangun koordinasi lintas instansi guna memastikan korban mendapatkan hak perlindungan dan pemulihan yang tepat.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dalam rangka proses pendampingan," tuturnya.

Meski begitu, Deden menyatakan bahwa pihak dinas sepenuhnya menghormati proses hukum yang saat ini sedang bergulir di kepolisian, mengingat perkara kejahatan seksual ini melibatkan anak-anak di bawah umur.

"Mudah-mudahan ini tidak terulang kembali, tetapi walaupun hari ini memang masih dalam proses penanganan Polres Sukabumi, ya," tambah Deden.

Bentuk Pokja 'Aman Nyaman di Sekolah' Dipimpin Sekda

Sebagai langkah preventif jangka panjang agar tragedi memilukan ini tidak kembali terulang, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) khusus untuk memastikan keamanan lingkungan belajar anak.

Pokja ini nantinya tidak hanya berfokus pada pengawasan di dalam area sekolah, tetapi juga membangun sinergi pengawasan dengan orang tua di luar jam sekolah.

"Langkah ke depan tentunya kita ingin juga, kita sudah membentuk Pokja sebenarnya, aman nyaman di sekolah. Walaupun prinsipnya bukan hanya di sekolah, karena rata-rata kejadian itu memang ada yang di sekolah, ada yang di luar jam sekolah," jelas Deden.

Pokja strategis ini dipastikan akan bergerak secara masif dengan melibatkan seluruh elemen kemasyarakatan hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

"Tentunya melalui Pokja ini yang diketuai oleh Pak Sekda, kita melakukan sosialisasi, kemudian bekerja sama dengan Dewan Pendidikan juga. Karena ini memang harus sinergis bukan hanya tim kita saja di stakeholder pendidikan, tetapi juga peran orang tua, lingkungan, desa, kemudian kecamatan juga harus secara bersama-sama," pungkasnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads