Jabar Hari Ini: Heboh Jasad Pria Berlumuran Darah di Sukabumi

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 24 Jun 2026 22:00 WIB
Ilustrasi jenazah (Foto: Getty Images/nico_blue).
Bandung -

Berbagai peristiwa menarik terjadi di Jawa Barat hari ini Rabu (24/6/2026). Beberapa di antaranya bahkan memantik perhatian pembaca detikJabar. Mulai dari soal jasad pria ditemukan berlumuran darah di Sukabumi, hingga kabar terbaru terkait kasus penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat ke pacarnya.

Berikut ringkasan berita yang dihimpun dalam Jabar Hari Ini:

Ende Tewas Berlumuran Darah di Cemerlang Sukabumi

Warga Kampung Cikareo, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergeletak dalam kondisi mengenaskan. Korban ditemukan tewas dengan tubuh berlumuran darah di samping sebuah minimarket.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) subuh sekitar pukul 04.50 WIB. Lokasi penemuan tepatnya berada di samping Indomaret Jalur, Jalan Cemerlang, Kampung Cikareo RT 003/011, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Setelah diidentifikasi, korban diketahui bernama Ende Nur Jaya (47), seorang pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas dan merupakan warga setempat.

"Awal mula kejadian ketika seorang warga sedang melewati lokasi kejadian. Saat melintas, saksi melihat ada seseorang dalam keadaan tergeletak sambil berlumuran darah," ujar Ade kepada detikJabar, Rabu (24/6/2026).

Melihat kondisi korban yang bersimbah darah, warga tersebut langsung panik. Tak lama berselang, seorang pelajar kebetulan melintas di lokasi yang sama. Warga tersebut kemudian menghadang dan memintanya untuk segera mencari bantuan.

"Saksi kedua dihadang oleh saksi pertama untuk meminta menghubungi pihak kepolisian. Akhirnya, saksi kedua langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Warudoyong," kata Ade Ruli.

Mendapat laporan krusial pada waktu subuh tersebut, anggota jaga Polsek Warudoyong bersama jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota langsung tancap gas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim identifikasi (Inafis) juga diturunkan ke lokasi.

Sanca Nangkring di Kamar Mandi Rumah Bikin Kaget IRT Ciamis

Seorang ibu rumah tangga di Dusun Citutut, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca di dalam kamar mandinya, Rabu (24/6/2026). Hewan melata tersebut ditemukan merayap saat pemilik rumah hendak membersihkan diri.

Tati Sumiati (55), pemilik rumah, mengaku tidak menyangka area privasinya disatroni ular. Meski panjang ular tersebut hanya sekitar 60 sentimeter, keberadaannya memicu kekhawatiran bagi penghuni rumah.

Demi keamanan keluarga, Tati segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi.

Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.

"Benar, kami menerima laporan adanya ular sanca di kamar mandi rumah warga di Dusun Citutut. Petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi agar tidak membahayakan penghuni rumah," ujar Budi.

Berdasarkan keterangan di lapangan, ular tersebut pertama kali terlihat saat penghuni rumah masuk ke kamar mandi. Posisi ular saat itu sedang merayap di lantai.

"Pemilik rumah kaget ketika melihat ada ular di dalam kamar mandi. Karena khawatir bisa membahayakan keluarga, lalu segera menghubungi Damkar untuk meminta bantuan evakuasi," katanya.

Personel UPTD Damkar Ciamis tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Proses pengamanan ular berlangsung cepat dan tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah ular berhasil diamankan dengan aman. Tidak ada korban luka maupun kejadian yang membahayakan selama proses evakuasi berlangsung," ungkap Budi.

Ular sanca sepanjang 60 sentimeter tersebut kini telah diamankan oleh petugas. Setelah memastikan lokasi kembali kondusif, tim kembali ke markas untuk melanjutkan tugas kesiapsiagaan.

Budi mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada jika menemukan satwa liar di lingkungan pemukiman. Ia meminta warga tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko jika tidak memiliki keahlian khusus.

"Kalau menemukan ular atau hewan liar lainnya, jangan mencoba menangkap sendiri apabila tidak memiliki kemampuan. Lebih baik segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan aman dan tidak membahayakan warga," pungkasnya.

Simak Video "Video Kuasa Hukum: ASN yang Tewas dalam Mobil di Juanda Tak Punya Konflik"


(bba/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork