Viral Sopir 'Kesurupan' Usai Angkotnya Terguling di Sumedang

Dwiky Maulana Velayati - detikJabar
Sabtu, 20 Jun 2026 14:37 WIB
Kecelakaan angkot di Sumedang, sopir langsung bertingkah kesurupan (Foto: Istimewa)
Sumedang -

Sebuah video yang memperlihatkan sopir angkutan umum diduga kesurupan dan memperagakan gerakan menjulurkan lidah usai kendaraannya terguling di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, viral di media sosial.

Belakangan, polisi memastikan kondisi tersebut merupakan reaksi syok yang dialami sopir setelah kecelakaan terjadi.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di Dusun Margamulya, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor. Dalam video yang beredar, angkot tampak melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya terguling saat melintas di jalan menikung.

Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan, angkot tersebut melaju dari arah Bandung menuju Cirebon. Menurutnya, sopir bernama Yudi Supriadi diduga kurang berkonsentrasi saat mengemudi hingga menyebabkan kendaraan terbalik.

"Diduga supir Yudi Supriadi kurang konsentrasi saat berkendara sehingga mengakibatkan kendaraan terjungkal pada saat berbelok, dengan posisi mobil angkutan umum tersebut atap mobil berada di atas aspal (terbalik)," ujar Rogers kepada detikJabar, Jumat (19/6/2026) malam.

Rogers menjelaskan, saat kejadian angkot tersebut mengangkut 17 siswa SMPN 1 Tanjungsari. Akibat kecelakaan itu, sopir dan tujuh siswa mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Jatinangor.

"Akibat kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa namun sopir dan tujuh siswa di bawa ke Puskesmas Jatinangor," katanya.

Peristiwa itu semakin menyita perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan sopir angkot melakukan gerakan menyerupai harimau. Aksi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di media sosial, termasuk dugaan bahwa sopir mengalami kesurupan atau menguasai ilmu pamacan.

Menanggapi hal itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sumedang Ipda Arief menjelaskan bahwa sopir hanya mengalami syok setelah menyadari angkot yang dikemudikannya terguling. Ia memastikan kondisi sopir tidak mengalami luka berat.

"Ya mungkin itu sopirnya hanya kaget aja jadi begitu (kayak kesurupan). Tapi kondisi nya memang nggak luka berat, abis kejadian langsung kita bawa ke rumah sakit," kata Arief kepada detikJabar, Sabtu (20/6/2026).

Arief mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sopir, termasuk tes urine dengan melibatkan Satres Narkoba Polres Sumedang. Hasilnya, sopir dinyatakan negatif mengonsumsi narkotika.

"Kita sudah test urine juga dan hasilnya negatif, kita melibatkan juga dari Satres Narkoba Polres hasilnya negatif," pungkasnya.




(yum/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork