Tanpa disadari, sejumlah bahan makanan yang biasa tersimpan di dapur dapat menjadi pemicu datangnya berbagai hama, mulai dari tikus, kecoak, hingga lalat buah. Kondisi ini umumnya terjadi ketika makanan tidak disimpan dengan baik.
Aroma yang berasal dari makanan tertentu kerap menarik perhatian hama untuk masuk dan berkembang biak di area dapur. Risiko tersebut meningkat jika bahan pangan dibiarkan terbuka atau terlalu lama berada pada suhu ruangan.
Oleh karena itu, penyimpanan makanan perlu mendapat perhatian khusus. Selain membantu menjaga kebersihan rumah, cara penyimpanan yang tepat juga dapat mencegah kontaminasi serta menjaga kualitas makanan agar tetap layak dikonsumsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Rentokil (1/2/24) berikut makanan yang dapat mengundang hama:
1. Selai Kacang
Selai kacang jadi pilihan praktis untuk sarapan karena rasanya gurih dan mudah dipadukan dengan roti. Aromanya yang kuat juga disukai banyak orang.
Namun, selai kacang ternyata bisa menarik perhatian hama seperti kecoak dan tikus. Kandungan lemak serta proteinnya membuat aroma selai kacang mudah tercium hewan pengerat.
Karena itu, selai kacang sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat. Penyimpanan yang benar bisa membantu mencegah datangnya tikus ke dapur rumah.
2. Remahan Makanan
Jangan sepelekan remahan makanan yang jatuh di meja atau lantai dapur. Sisa makanan kecil bisa mengundang hama datang ke rumah.
Remahan makanan ternyata cukup untuk menjadi sumber makan serangga kecil. Bahkan, sisa sedikit makanan bisa memberi makan satu koloni hama.
Semut dan kecoak termasuk hama yang paling tertarik dengan remahan makanan. Karena itu, area makan dan dapur sebaiknya rutin dibersihkan setelah digunakan.
3. Sereal dan Susu
Sereal dengan susu jadi menu sarapan praktis yang banyak disukai. Jika disimpan benar, sereal yang sudah dibuka bisa tahan 2 hingga 3 bulan di suhu ruang.
Namun, sereal yang terlalu lama disimpan berisiko didatangi serangga. Serangga ini sering muncul pada makanan kering yang disimpan terlalu lama.
Tepung juga perlu disimpan dalam wadah tertutup rapat agar tetap aman digunakan. Cara ini membantu mencegah kelembapan dan menghindari serangga.
4. Buah dan Sayuran Segar
Lalat buah sangat tertarik pada buah dan sayuran segar di dapur. Aroma buah matang bisa tercium dari jarak jauh sehingga mudah mengundang lalat datang.
Membiarkan buah dan sayur terbuka di dapur dapat memicu serangan lalat buah. Serangga ini bisa bertelur hingga 500 butir di sekitar bahan makanan segar.
Lalat buah juga berisiko membawa bakteri seperti E. coli dan Salmonella. Karena itu, buah dan sayur sebaiknya disimpan di kulkas agar lalat tidak berkembang biak.
5. Roti
Tikus dikenal lincah bergerak, memanjat, hingga turun dari atap rumah. Karena itu, roti yang disimpan terbuka di dapur mudah jadi sasaran tikus.
Hewan pengerat ini dapat memakan hampir semua makanan manusia. Namun, makanan berbahan gandum dan biji-bijian jadi salah satu favorit tikus.
Roti yang dibiarkan di rak terbuka bisa mengundang tikus datang ke dapur. Sebaiknya simpan roti dalam wadah tertutup agar tetap higienis dan aman dimakan.
Artikel ini telah tayang di detikFood.
(raf/yum)
