Cara Warga Baros Cimahi Lawan Kekeringan Lewat Panen Air Hujan

Whisnu Pradana - detikJabar
Minggu, 14 Jun 2026 05:00 WIB
Warga mengambil air dari lapangan baros cimahi yang mengadopsi sistem water harvesting (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar).
Cimahi -

Kemarau panjang di depan mata membawa ancaman kekeringan hingga krisis air bersih. Kota Cimahi jadi salah satu daerah di Jawa Barat yang jadi langganan terdampak kemarau.

Hasil pemetaan BPBD Kota Cimahi, seluruh kelurahan tinggi potensi kekeringan. Kebanyakan penduduk kota dengan luas 40,2 kilometer persegi ini mengandalkan air tanah sebagai sumber pengairan buat segala kebutuhan. Masak, mandi, mencuci, semua tanpa terkecuali.

Sumber air lainnya yakni dari PDAM. Kondisinya tak jauh berbeda, baru juga masuk musim kemarau debit air yang dialirkan melalui pipa-pipa bawah tanah langsung mengecil. Mereka yang tak punya sumber air lain, seketika kebingungan.

Bertahun-tahun tak ada solusi dari pemerintah, akhirnya warga lah yang memutar otak. Seperti warga di Jalan Bapa Ampi, RW 05, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, yang menyulap lapangan serbaguna di daerah pinggir rel itu menjadi sumur resapan.

"Sejak lama, daerah kami ini selalu kekeringan kalau masuk musim kemarau. Kebanyakan disini kan pakainya air tanah, jadi ngebor sendiri," kata Ketua RW 05, Aries Wahyudi saat ditemui, Sabtu (13/6/2026).

"Jadi lapangan ini dulu setiap hujan itu selalu banjir dan surutnya lama sampai akhirnya enggak bisa dipakai. Nah dari situ, kami berpikir bagaimana menyelesaikan banjir sekaligus kekeringan," imbuhnya.

Warga mengadopsi sistem water harvesting alias memanen air hujan yang mereka tampung memanfaatkan lapangan itu tanpa mengubah bentuknya sama sekali. Keberadaan lapangan itu merupakan niscaya di tengah keterbatasan lahan di Cimahi.

"Bisa dibilang sekarang bahasa modernnya itu water harvesting. Secara fisik, kami bekerja sama membangun sistem yang sebetulnya sudah ada agar air bisa terserap ke dalam tanah kemudian bisa kami pakai ketika kemarau," kata Aries.

Simak Video "Video: Krisis Air Sukabumi, Ratusan Warga Bertahan di 'Kobakan'"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork