Kalah dari Bogor Hornbills, Satria Muda Tersingkir dari IBL 2026!

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 13 Jun 2026 09:16 WIB
Satria Muda (Foto: Istimewa).
Bandung -

Langkah Satria Muda Bandung dalam perburuan gelar IBL 2026 harus terhenti. Tim asal Kota Bandung itu gagal melangkah ke partai puncak setelah menyerah dengan skor tipis 79-82 dari Bogor Hornbills pada laga penentuan semifinal di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jumat (12/6/2026) malam.

Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Satria Muda sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit hingga detik-detik terakhir. Duel berlangsung ketat sejak kuarter pertama, dengan kedua tim saling bergantian memimpin jalannya pertandingan.

Satria Muda sempat menunjukkan permainan menjanjikan pada awal laga. Meski begitu, Bogor Hornbills mampu menjaga ritme permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 21-20.

Memasuki kuarter kedua, Satria Muda berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, efektivitas permainan Bogor membuat tim asuhan Djordje Jovicic kesulitan mengembangkan permainan. Paruh pertama pertandingan ditutup dengan skor 37-33 untuk keunggulan tuan rumah.

Kebangkitan Satria Muda terlihat pada kuarter ketiga. Tembakan tiga angka Yudha Saputera sempat membawa timnya berbalik unggul. Pertahanan yang semakin solid membuat pertandingan berjalan semakin panas hingga skor imbang 60-60 menutup kuarter ketiga.

Pada kuarter terakhir, Satria Muda mencoba melakukan sejumlah penyesuaian strategi untuk kembali menguasai pertandingan. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk membendung efektivitas Bogor Hornbills yang akhirnya memastikan kemenangan 82-79 sekaligus mengamankan tiket ke final.

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, menilai timnya kehilangan kesabaran dalam membangun serangan. Terlalu banyak permainan individu membuat aliran bola tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Pertandingan kembali berlangsung ketat hingga akhir, seperti setiap pertemuan kami melawan Bogor musim ini. Namun di seri semifinal kali ini kami kurang sabar, terlalu banyak terburu-buru dan mengandalkan isolasi sehingga bola tidak bergerak dengan baik. Dalam situasi seperti itu, jika tidak bisa mencetak poin, permainan menjadi sangat sulit. Selamat untuk Bogor yang kembali menunjukkan kualitas mereka. Bagi kami, ini menjadi pelajaran berharga bahwa di musim depan kami harus bermain lebih cerdas, lebih sabar, dan lebih konsisten dalam sistem permainan," jelas Djordje, Sabtu (13/6/2026).

Meski gagal mencapai final, Djordje tetap mengapresiasi perjuangan para pemain dan seluruh elemen tim yang telah melewati musim penuh tantangan, termasuk sejumlah pemain yang harus tampil dalam kondisi belum sepenuhnya bugar.

Simak Video "Video Inter Milan ke Final Coppa Italia Usai Comeback Lawan Como 3-2"


(bba/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork