Mariano Peralta memilih nomor punggung 10 setelah resmi menjadi pemain Persib Bandung. Nomor yang identik dengan sosok kreator serangan itu akan kembali dikenakannya saat mengarungi musim 2026/2027 bersama Maung Bandung.
Peralta diperkenalkan secara resmi sebagai rekrutan anyar Persib usai menandatangani kontrak di Graha Persib, Rabu (29/7/2026). Prosesi penandatanganan tersebut turut disaksikan Manajer Persib H. Umuh Muchtar dan Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Zaenuri Hasyim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pemain asal Argentina itu, mengenakan nomor 10 bukan sekadar pilihan angka di punggung, melainkan sebuah tanggung jawab besar. Ia pun mengaku bangga bisa bergabung dengan klub yang memiliki sejarah panjang dan basis suporter yang besar.
"Saya sangat senang berada di sini. Persib adalah klub yang sangat besar di Indonesia, memiliki banyak suporter, dan merupakan klub juara. Itulah alasan utama saya memilih bergabung dengan Persib," ujar Peralta dikutip Kamis (30/7/2026).
Peralta datang ke Bandung dengan modal mentereng. Ia menyandang status Pemain Terbaik Super League 2025/2026. Namun, penghargaan tersebut tidak membuatnya merasa terbebani ketika harus memperkuat klub yang sukses menjuarai liga dalam tiga musim beruntun.
Sebaliknya, pemain berusia 28 tahun itu justru menjadikan status Persib sebagai klub juara sebagai motivasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi tim.
"Itu bukan beban bagi saya. Justru saya semakin termotivasi karena Persib memiliki standar yang sangat tinggi. Saya ingin mempertahankan bahkan meningkatkan apa yang sudah saya capai pada musim lalu, dan yang terpenting membantu tim meraih hasil terbaik," tegasnya.
Nomor punggung 10 sendiri memiliki sejarah panjang di Persib. Angka tersebut kerap dikenakan pemain-pemain yang menjadi motor permainan Maung Bandung.
Dalam beberapa musim terakhir, nomor 10 pernah dipakai oleh Esteban Vizcarra, kemudian sempat dipakai Marc Klok. Sebelum Peralta datang, nomor ikonik tersebut juga sempat dikenakan gelandang asal Spanyol Tyronne del Pino dan pemain Brasil, Wiliam Marcilio.
(iqk/iqk)
