Bakal Ada Gerhana Matahari Total, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Selasa, 09 Jun 2026 10:33 WIB
Foto: via Science Alert
Bandung -

Gerhana Matahari Total akan kembali menghiasi langit dunia pada 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi langka ini menjadi salah satu peristiwa yang paling dinantikan para pengamat langit karena hanya dapat disaksikan secara penuh di wilayah-wilayah tertentu yang berada di jalur totalitas.

Peristiwa ini terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang pengamat di Bumi. Akibatnya, langit akan tampak gelap sejenak meski masih siang hari.

Berbeda dengan Gerhana Matahari Sebagian yang hanya menutupi sebagian Matahari, pada fase totalitas cahaya Matahari tertutup sempurna sehingga pengamat dapat menyaksikan korona atau atmosfer luar Matahari yang biasanya tidak terlihat.

Gerhana Matahari Total Terjadi pada 12 Agustus 2026

Fenomena Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 akan menjadi peristiwa penting bagi sejumlah negara di Eropa. Bahkan, bagi Spanyol, gerhana ini merupakan Gerhana Matahari Total pertama yang terlihat dari daratan negara tersebut sejak tahun 1905.

Sebelumnya, Gerhana Matahari Total terakhir yang menarik perhatian dunia terjadi pada April 2024 ketika melintasi Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Sementara untuk kawasan Eropa, fenomena serupa terakhir kali dapat diamati secara luas pada tahun 2006.

Tak heran jika gerhana yang akan terjadi pada Agustus 2026 diprediksi menarik minat ribuan wisatawan, astronom, hingga pecinta fenomena langit dari berbagai negara.

Jalur Gerhana Matahari Total 2026

Berdasarkan informasi yang dirilis NASA, jalur totalitas Gerhana Matahari Total akan membentang sepanjang sekitar 8.300 kilometer.

Lintasan gerhana akan dimulai dari kawasan Arktik, kemudian bergerak melewati dekat Kutub Utara sebelum melintasi Greenland, Islandia, Portugal, dan Spanyol bagian utara.

Wilayah yang berada tepat di jalur totalitas akan dapat menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan selama beberapa detik hingga beberapa menit.

Di Greenland, fase totalitas diperkirakan berlangsung lebih dari dua menit. Sementara di beberapa wilayah Spanyol utara, durasi totalitas hanya sekitar 20 detik karena posisi Matahari yang mendekati waktu terbenam.

Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Berikut sejumlah wilayah yang diperkirakan dapat menyaksikan fase totalitas Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026:

  • Spanyol

  • León (mulai sekitar pukul 19.32 waktu setempat)

  • Zaragoza (sekitar pukul 19.34)

  • Valencia (sekitar pukul 19.38)

  • Galicia

  • Kepulauan Balearic

  • Islandia

  • Reykjavík (sekitar pukul 16.47 waktu setempat)

Wilayah Lain

  • Greenland

  • Portugal bagian timur laut

Masyarakat yang berada di lokasi-lokasi tersebut akan memiliki kesempatan menyaksikan salah satu fenomena astronomi paling spektakuler di dunia secara langsung.

Wilayah yang Dapat Melihat Gerhana Matahari Sebagian

Selain wilayah yang masuk jalur totalitas, Gerhana Matahari Sebagian juga akan terlihat di sejumlah negara dan kawasan lain.

Beberapa wilayah yang diperkirakan dapat mengamati gerhana sebagian antara lain:

  • Sebagian besar Eropa

  • Beberapa negara di Afrika

  • Wilayah tertentu di Amerika Utara

Pada fase ini, hanya sebagian piringan Matahari yang tertutup Bulan sehingga langit tidak akan menjadi gelap sepenuhnya seperti saat totalitas.

Fenomena Langka yang Ditunggu Dunia

Gerhana Matahari Total merupakan salah satu fenomena astronomi yang paling memukau. Selain menghadirkan pemandangan langit yang tidak biasa, peristiwa ini juga menjadi kesempatan penting bagi ilmuwan untuk mempelajari atmosfer Matahari.

Direktur Sains European Space Agency (ESA), Carole Mundell, menyebut Gerhana Matahari Total sebagai momen yang mampu menyatukan jutaan orang untuk menyaksikan keajaiban alam semesta.

"Gerhana Matahari Total adalah salah satu momen langka ketika jutaan orang dapat menengadah bersama dan merasakan keajaiban serta rasa ingin tahu."

Menurutnya, fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi merupakan salah satu kekuatan terbesar manusia.

Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari

Meski menarik untuk diamati, masyarakat diimbau untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa alat pelindung khusus. Pengamatan gerhana harus menggunakan kacamata gerhana bersertifikat atau filter Matahari yang aman guna menghindari kerusakan mata permanen.

Dengan jalur pengamatan yang melintasi sejumlah wilayah di Eropa, Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 diperkirakan menjadi salah satu fenomena astronomi terbesar tahun ini dan menarik perhatian jutaan orang di seluruh dunia.



Simak Video "Video: 5 Mitos Gerhana Matahari yang Dibantah Sains "

(tya/tey)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork