Misteri Bau Busuk di Kontrakan Cisaat, Pedagang Martabak Tewas

Misteri Bau Busuk di Kontrakan Cisaat, Pedagang Martabak Tewas

Siti Fatimah - detikJabar
Senin, 08 Jun 2026 18:12 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP penemuan jasad di kontrakan
Polisi saat melakukan olah TKP penemuan jasad di kontrakan (Foto: Siti Fatimah/detikJabar).
Sukabumi -

Warga Kampung Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam kamar kontrakan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di atas tempat tidurnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Senin (8/6/2026) di Kampung Nagrak RT 10/07, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat. Korban diketahui bernama Wili (45), seorang pedagang martabak asal Padang yang sementara waktu tinggal di kontrakan tersebut.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ade menjelaskan, penemuan ini bermula dari kecurigaan penjaga kontrakan yang mencium bau tidak sedap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya penjaga kontrakan, Saudara Mahbub, mencium bau bangkai menyengat dan melihat banyak lalat di sekitar area kontrakan. Setelah ditelusuri, bau tersebut ternyata bersumber dari kamar yang dihuni Saudara Wili," kata Ade Ruli saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

Merasa curiga, Mahbub kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat, Agus Ramdhan, dan Ketua RW, Emil. Ketiganya lalu mendatangi kamar korban untuk melakukan pengecekan.

ADVERTISEMENT

Sesampainya di depan kamar, mereka mencoba memanggil korban berulang kali. Namun, tidak ada respons sama sekali dari dalam. Petugas dan pengurus lingkungan pun mendapati pintu kamar dalam posisi terkunci rapat dari dalam.

"Karena curiga dengan bau menyengat tersebut, saksi bersama pengurus RT dan RW akhirnya sepakat untuk membuka paksa pintu kamar kontrakan dengan cara didobrak," urai Ade.

Begitu pintu berhasil terbuka, mereka dikagetkan dengan pemandangan tragis. Wili ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang di atas kasur dan jasadnya sudah mulai membusuk.

Polisi juga menemukan sejumlah barang di dekat jenazah korban yang mengindikasikan bahwa pria paruh baya tersebut sempat berupaya mengobati dirinya sendiri sebelum mengembuskan napas terakhir.

"Di sekitar tempat tidur korban, petugas menemukan adanya balsem dan bawang putih. Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat masih hidup sekitar tiga atau empat hari sebelumnya, tepatnya pada hari Rabu," papar Ade.

Pihak kontrakan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Cisaat. Tak lama berselang, Kapolsek Cisaat bersama Kanit Reskrim, personel Polsek, serta Tim Inafis Polres Sukabumi Kota langsung meluncur ke lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal secara medis dan fisik oleh Tim Inafis di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan adanya unsur tindak pidana pada jasad pedagang tersebut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan bekas tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jasadnya diperkirakan sudah meninggal sekitar 3 sampai 4 hari sebelum ditemukan," jelas Ade.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat menderita sakit. Hal ini juga diperkuat oleh informasi yang dihimpun polisi dari pihak kerabat dekat korban. "Diketahui dari keterangan pihak keluarga, korban memang sempat mengeluh sakit sebelumnya," pungkas Ade.

Saat ini, jenazah Wili sudah dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi menggunakan mobil ambulans untuk dilakukan pemeriksaan visum lebih lanjut, sembari menunggu konfirmasi dan kedatangan pihak keluarga.



(mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads