Misteri Pria Hilang di Jurang Sukabumi Berakhir Dramatis

Misteri Pria Hilang di Jurang Sukabumi Berakhir Dramatis

Siti Fatimah - detikJabar
Senin, 08 Jun 2026 16:00 WIB
Ilustrasi Orang Hilang
Ilustrasi Orang Hilang (Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo)
Sukabumi -

Aksi nekat dilakukan oleh seorang pria bernama Hendra alias Pedro (35), warga Kampung Cipaku, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ia mendadak melompat ke dalam jurang saat perjalanan pulang karena diduga ogah pulang ke rumahnya.

Insiden yang sempat memicu kepanikan massal ini terjadi di Kampung Cisarua RT 03/03, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (7/6) sekira pukul 17.15 WIB.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ade membeberkan, kejadian bermula saat istri Hendra menghubungi kerabatnya, Dede Yusmansyah (29), untuk menjemput suaminya di daerah Cibentang, Gunungguruh. Sang istri beralasan suaminya sedang sakit sehingga tidak bisa mengendarai sepeda motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dede bersama rekannya, Ujang, kemudian menjemput pasutri tersebut menggunakan mobil Nissan Grand Livina. Namun sejak awal dijemput, Hendra memang sudah menunjukkan gelagat aneh dan menolak pulang ke rumahnya di Cipaku, Goalpara.

ADVERTISEMENT

"Sepanjang perjalanan pulang, saudara Hendra ini mengoceh tidak mau pulang ke Cipaku dengan berbagai alasan. Dia mengaku sudah tidak nyaman tinggal di Goalpara," kata Ade Ruli saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

Petaka terjadi saat mobil melintasi kawasan Kampung Cisarua. Hendra tiba-tiba memaksa sopir untuk menghentikan kendaraan dengan dalih ingin buang air kecil. Sopir sempat menyarankan agar Hendra buang air kecil di depan gerbang PTPN Goalpara yang dinilai lebih aman, namun ia justru mengancam akan nekat meloncat dari mobil yang sedang berjalan.

Merasa ngeri dengan ancaman tersebut, Dede pun langsung menghentikan laju kendaraannya. Hendra bergegas turun, menyeberang jalan, lalu kencing di tepi jalan dekat jurang.

Sesaat setelah selesai, sopir mencoba menghampirinya. Tak disangka, Hendra justru bergerak turun menyusuri tebing jurang sambil melepaskan jaketnya.

"Sopir sempat berteriak menanyakan tujuannya, lalu korban menjawab 'arek jalan motong' (mau lewat jalan pintas). Jawaban serupa juga dilontarkan korban saat ditegur oleh warga setempat bernama Ece Tajudin (72) yang berada di sekitar lokasi," urai Ade.

Melihat suaminya malah berjalan turun menembus jurang yang rimbun, sang istri spontan berteriak histeris di pinggir jalan. Teriakan itu mengundang perhatian warga setempat yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Asumsi bahwa Hendra hilang misterius di dalam jurang pun langsung menyebar luas.

Aparat kepolisian dari Polsek Sukaraja langsung merapat ke TKP bersama petugas BPBD. Langkah penyisiran sempat dilakukan di sekitar area jurang pada malam hari, namun keberadaan Hendra tidak kunjung terdeteksi.

Ditemukan Pingsan di Tengah Perkebunan

Setelah sempat membuat tim SAR gabungan dan warga setempat pontang-panting melakukan pencarian, misteri hilangnya Pedro akhirnya menemui titik terang pada Senin (8/6/2026).

Hendra ditemukan oleh warga dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di area perkebunan. Uniknya, lokasi penemuan Hendra berjarak cukup jauh dari titik awal dirinya nekat turun ke jurang.

"Korban yang turun tebing semalam sudah berhasil ditemukan dalam keadaan pingsan di area kebun yang berjarak hampir 1 kilometer dari TKP, mengarah ke rumahnya," jelas Ade.

Saat ini, Hendra telah dievakuasi oleh warga dan pihak keluarga ke rumahnya di Kampung Cipaku guna mendapatkan penanganan medis dan pemulihan kondisi fisik. Polisi memastikan situasi di lokasi saat ini sudah kembali kondusif.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Bersiap untuk Petualangan Rafting di Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik] (dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads