Rumah di Cirebon Ludes Terbakar, Petugas Damkar Terluka

Rumah di Cirebon Ludes Terbakar, Petugas Damkar Terluka

Devteo Mahardika - detikJabar
Jumat, 05 Jun 2026 14:38 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Cirebon saat berupaya memadamkan api
Petugas Damkar Kabupaten Cirebon saat berupaya memadamkan api (Foto: Istimewa)
Cirebon -

Suasana tenang di Blok Karang Tengah, Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Jumat (5/6/2026). Kobaran api yang muncul dari sebuah rumah warga dengan cepat membesar dan mengancam permukiman padat yang saling berdempetan.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana menyampaikan laporan kebakaran pertama kali diterima Damkar Wilayah Sektor Weru dari seorang warga. Mendapat informasi tersebut, Regu 1 Damkar Weru segera bergerak dan meminta bantuan Damkar Sektor Sumber yang lokasinya lebih dekat dengan titik kejadian.

"Saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.41 WIB, api sudah berkobar besar dan melalap sebagian besar bangunan rumah warga milik Ibu Susislawati," bebernya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan kondisi lingkungan yang padat penduduk membuat situasi semakin genting. Rumah yang terbakar menempel langsung dengan bangunan di sisi timur dan barat sehingga api nyaris merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

"Untuk mencegah kebakaran meluas, petugas langsung melakukan penyekatan dan pemadaman secara intensif. Armada tambahan berupa unit pancar dan kendaraan suplai air turut dikerahkan guna memperkuat upaya pengendalian api," terangnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang siswa yang baru pulang sekolah. Saat melintas, ia melihat kobaran api dari rumah korban dan segera memberitahukan warga sekitar. Warga kemudian berupaya melakukan pertolongan sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Dugaan sementara, api berasal dari bagian atap rumah yang menggunakan material kayu tua. Instalasi listrik yang tidak memenuhi standar diduga memicu percikan api. Percikan tersebut kemudian jatuh ke bagian para atau plafon berbahan triplek sehingga api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bangunan," paparnya.

Selain menghanguskan bagian rumah, kebakaran juga melalap satu unit sepeda motor matik yang terparkir di ruang tengah. Sejumlah aset berharga lainnya turut musnah, di antaranya surat-surat penting, perhiasan emas, lemari, meja dan kursi tamu, serta berbagai peralatan rumah tangga dan material mudah terbakar lainnya.

Beruntung, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di luar untuk suatu kegiatan. Namun musibah tidak sepenuhnya dapat dihindari.

Di tengah proses pemadaman, seorang anggota Damkar dari Sektor Palimanan, Adi Dwi Prasetyo, mengalami kecelakaan kerja setelah tertimpa reruntuhan material bangunan yang jatuh dari atas. Benturan mengenai bagian kepala dan bahu kirinya.

"Dengan kejadian ini rekan-rekan petugas segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk mendapatkan penanganan medis," ucapnya.

Sebanyak tiga unit kendaraan pancar dan satu unit kendaraan suplai air diterjunkan dalam operasi pemadaman tersebut. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Setelah situasi dinyatakan aman, seluruh armada dan personel kembali ke sektor masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.

Hingga berita ini ditulis, nilai kerugian akibat kebakaran masih belum dapat dipastikan. Pemilik rumah diketahui masih dalam kondisi syok dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan serta pendampingan lebih lanjut.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads