Dua kelompok pelajar terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Puncak, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Rabu (3/6/2026) pagi. Bahkan para pelajar tersebut saling mengayunkan senjata tajam dan melempar batu, menyebabkan beberapa kendaraan yang melintas turut mengalami kerusakan.
Yudit (35), saksi, mengatakan awalnya salah satu kelompok pelajar SMA terlihat beriringan mengendarai sepeda motor dari arah Puncak menuju Cianjur.
Tampak pelajar yang belum diketahui asal sekolahnya tersebut sudah membawa berbagai jenis senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadian tadi sekitar jam 08.00 WIB. Total ada sekitar belasan siswa yang mengendarai sepeda motor. Mereka bawa celurit, golok, dan senjata tajam lainnya," kata dia, Rabu (3/6/2026).
Tepat di depan salah satu rumah makan di Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, terdapat kelompok pelajar lain. Begitu keduanya bertemu, aksi tawuran pun terjadi.
"Ternyata di depan rumah makan ada kelompok pelajar lain. Begitu bertemu langsung mereka tawuran," kata dia.
Menurut dia, kedua kelompok pelajar yang mengenakan celana abu-abu tersebut saling serang dengan menggunakan senjata tajam. Bahkan mereka juga melemparkan batu yang ditemukan di lokasi tawuran.
Akibatnya, beberapa kendaraan yang melintas turut mengalami kerusakan karena terkena lemparan batu.
"Cukup lama tawurannya. Warga juga tidak berani mendekat karena hampir semua pelajar tersebut bawa senjata tajam. Tadi terlihat ada siswa yang terkena bacok di bagian punggung. Kemudian ada mobil juga yang terkena lemparan batu," kata dia.
Dia menjelaskan, para pelajar tersebut bubar dengan sendirinya usai salah satu kelompok kabur. "Begitu satu kelompok kabur, mereka langsung bubar," kata dia.
Menurutnya, kedua kelompok pelajar tersebut diduga sudah janjian, sebab baik kelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor ataupun yang menunggu di depan rumah makan sudah siap membawa senjata tajam.
"Kedua kelompok bawa senjata tajam. Jadi kemungkinan memang sudah janjian sebelumnya," kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Cugenang Kompol Usep Nurdin mengatakan pihaknya akan menyelidiki asal sekolah dari kedua kelompok yang terlibat tawuran.
"Kami akan selidiki lebih lanjut aksi tawuran tersebut. Anggota sudah ke lokasi kejadian," pungkasnya.
Simak Video "Melihat Proses Memotong Jawadah yang Unik dengan Kendur atau Senar di Cianjur "
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
