Jembatan Sodongkopo Pangandaran Ganti Nama, Suasannya Makin Cantik

Jembatan Sodongkopo Pangandaran Ganti Nama, Suasannya Makin Cantik

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Selasa, 02 Jun 2026 19:30 WIB
Jembatan Sodongkopo Pangandaran
Jembatan Sodongkopo Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar).
Pangandaran -

Jembatan Sodongkopo di Nusawiru, Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran kini makin dipercantik. Lampu penerangan saat malam berubah penuh warna.

Kondisi ini juga beriringan dengan perubahan nama jembatan tersebut dari Sodongkopo menjadi Jembatan Jaya Perkasa. Perubahan nama itu dilakukan usai Gubernur Jawa Barat secara diam-diam menandatangani prasasti belum lama ini.

Kepala Bidang Destinasi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran Irna Kusmayanti membenarkan jika ada usulan perubahan nama Jembatan Sodongkopo usai penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah diusulkan diganti oleh pak Gubernur jadi Jaya Perkasa" ucap Irna, Selasa (2/4/2026).

Menurutnya, belum ada keterangan secara resmi dari Pemprov Jabar terkait perubahan nama dan filosofinya, karena secara spontan dijuluki Gubernur Dedi Mulyadi. "Ya meski sekarang masih pada sebut Sodongkopo, tapi sebagian publik sudah mengetahui namanya jadi jembatan Jaya Perkasa," katanya.

ADVERTISEMENT

Jembatan Sodongkopo memang saat ini sudah bisa dibuka untuk umum dan menjadi akses menuju Pantai Batukaras yang lebih singkat dari Pangandaran. Pembangunannya sudah rampung, infrastruktur jembatan pelengkung berwarna putih itu kini menjadi spot favorit warga.

Waktu momen keramaian wisatawan yang berkunjung ke jembatan tersebut berada pada pagi, sore dan malam hari. Apalagi saat malam hari warna lampu jembatan akan secara otomatis berubah warna.

Nuansa baru di jembatan Jaya Perkasa ini memberikan warna bagi pariwisata Pangandaran sebagai aksesibilitas wisata. Lokasinya berdekatan dengan Bandara Nusawiru.

Bahkan di sekitar jembatan kini mulai banyak pengusaha yang mendirikan rumah makan seafood, dan pedagang kecil di area persawahan mulai bermunculan.

Jembatan Sodongkopo sendiri merupakan proyek strategis yang sempat mengalami keterlambatan pada 2024. Proyek ini diawali dengan peletakan batu pertama oleh mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada akhir 2023.

Pada tahap pertama pembangunan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sekitar Rp72 miliar. Sementara pada 2025, total anggaran pembangunan Jembatan Sodongkopo mencapai lebih dari Rp50 miliar.



(mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads