Polisi Sebut Sekeluarga Tewas dalam Tenda di Temanggung Saat Dini Hari

Polisi Sebut Sekeluarga Tewas dalam Tenda di Temanggung Saat Dini Hari

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 29 Mei 2026 12:49 WIB
Mobil Honda Jazz milik sekeluarga yang tewas saat kamping telah diamankan di Polres Temanggung, Jumat (29/5/2026).
Mobil Honda Jazz milik sekeluarga yang tewas saat kamping telah diamankan di Polres Temanggung, Jumat (29/5/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Temanggung -

Empat orang sekeluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda saat kamping di Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Diperkirakan keempat korban sudah meninggal sekitar 8-12 jam sebelum ditemukan pada Rabu (27/5) sore.

"Kalau untuk perkiraan dari dokter, korban ditemukan pada pukul 15.45 WIB itu sudah dalam keadaan kaku. Otomatis (meninggalnya) delapan sampai 12 jam sebelum ditemukan," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra kepada wartawan di Lobi Polres Temanggung, Jumat (29/5/2026).

"Berarti kemungkinan antara malam sampai pagi sudah meninggal dunia. Jadi kemungkinan dari malam sampai pagi itu sudah meninggal dunia, hingga ditemukan sore harinya sudah kaku," sambungnya.

Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, kata Komang, tidak ditemukan bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.

"Tidak ada kekerasan fisik. Pemeriksaan luar sudah dilaksanakan oleh kedokteran forensik dan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik, baik itu benda tajam, maupun benda tumpul tidak ada," ujar dia.

Komang menambahkan, barang bukti yang diamankan dan diperiksa dalam kasus ini, yaitu lima handphone berbagai merek, satu unit mobil Honda Jazz, satu kamera, satu set kompor gas portabel, dan satu tungku tanah liat untuk membakar briket. Mobil milik korban saat ini telah diamankan di Polres Temanggung.

"Dan pemeriksaan terkait dengan sisa-sisa makanan seperti daging, sosis, sayur, dan nasi putih yang dibawa oleh korban untuk memasak barbeque di TKP," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat empat orang sekeluarga itu ditemukan petugas di lokasi wisata ketika hendak mengingatkan untuk check out pada Rabu (27/5) sore. Namun, karena tak mendapat respons, petugas tersebut lalu membuka pintu tenda kamping dan menemukan keempat korban sudah terbujur kaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keempat korban ialah Muhammad Ali Munawar (52) dan istrinya Maghfirah (43), beserta dua putranya yaitu Alvino Evan Hakim (17) dan Bagas Amar Hakiki (21). Mereka merupakan warga Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Adapun keempat jenazah korban sudah dimakamkan di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5) sore.



(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads