Kurban Core di Jabar: Sapi Kabur 4 Kilometer-Nyasar ke Hutan

Kurban Core di Jabar: Sapi Kabur 4 Kilometer-Nyasar ke Hutan

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 28 Mei 2026 10:30 WIB
Sapi Kurban Ngamuk di Tasikmalaya
Sapi Kurban Ngamuk di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikJabar)
Bandung -

Momen menggelitik sekaligus mendebarkan terjadi pada Hari Raya Idul Adha 1447 di berbagai daerah di Jawa Barat (Jabar), Rabu (27/5/2926). Di saat orang-orang sedang sibuk berkurban, sapi yang disembelih justru merespons dengan perlawanan hingga akhirnya mengamuk dan membuat suasana menjadi mendebarkan.

Ada sapi yang kabur hingga sejauh 4 kilometer, bahkan ada yang sampai nyasar sampai ke hutan. Lantas, bagaimana ceritanya? Berikut ini rangkumannya:

Sapi Kabur 4 Km dan Seruduk Warga di Tasikmalaya

Insiden pertama terjadi di Kampung Cipatangga, Desa Puspasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya. Sapi di sana tiba-tiba mengamum saat hendak diturunkan saat dari mobil bak terbuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alih-alih bisa ditangkap, sapi itu justru berlari kencang sejauh 4 kilometer dan masuk ke area perkebunan. Warga yang mencoba mengejar malah menjadi sasaran seruduk dan mengakibatkan beberapa orang terjatuh dan nyaris terluka.

ADVERTISEMENT

Perburuan sapi berlangsung dramatis. Setelah berlari sekitar empat kilometer, hewan itu akhirnya bisa dilumpuhkan. Panitia menyebut sapi tak bisa melangkah lebih jauh karena masuk ke area kebun dengan kontur tanah miring dan akhirnya bisa disembelih untuk perayaan Iduladha.

"Sapi akhirnya bisa dilumpuhkan usai kabur sejauh empat kilometer. Sapi tidak bisa melangkah masuk areal perkebunan dengan kontur tanah miring," kata salah satu panitia kurban Aa Wastika.

Sapi Ngamuk hingga Jadi Tontonan Warga

Kejadian serupa terjadi di Kampung Padaluyu, Desa Puspahiang, Tasikmalaya. Seekor sapi cokelat mengamuk saat hendak disembelih, dan meronta berulang kali hingga nyaris menendang warga yang berada di sekitarnya.

Situasi baru bisa dikendalikan setelah panitia menarik tali di bagian kaki sapi hingga hewan itu terjatuh. Namun ternyata, bagi warga kampung sekitar, suasana seperti ini justru menjadi pemandangan biasa saat Iduladha.

"Saya mah suka seru kalau kurban pas sapi mau sembelih ramai-ramai kalau di kampung mah," kata kata salah seorang warga, Wakhidun.

Meski menimbulkan kepanikan sesaat, insiden ini tidak sampai menimbulkan korban luka serius. Panitia mengimbau agar ke depan proses penurunan dan pengikatan hewan kurban dilakukan lebih hati-hati, terutama dengan melibatkan tenaga yang cukup.

Sapi Seruduk Warga di Ledeng Bandung

Kemudian, insiden kembali terjadi di RT 01 RW 04, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Seekor sapi mengamuk saat hendak disembelih hingga mengakibatkan dua orang warga mengalami luka ringan.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Sapi berwarna putih itu tiba-tiba mengamuk dan menyerang warga ketika hendak disembelih yang diduga disebabkan kondisi hewan itu stress ketika diturunkan dari truk.

Dalam video yang beredar, sapi tersebut mengamuk dan menyerang kerumunan warga. Untungnya kata Andhika, tempat penyembelihan berlokasi di lahan kosong sehingga tidak berdampak ke permukiman.

"Sudah kondusif kang, yang luka juga kondisinya ringan. Tadi pas ngamuk, sapinya langsung dibius. Jadi bisa langsung diantisipasi," kata Lurah Ledeng Andhika Satrya.

Sapi Kurban Nyaris Masuk Area Pelayanan SIM di Polres Sumedang

Kemudian, ada insiden sapi kurban mengamuk saat hendak disembelih oleh tukang jagal di Kabupaten Sumedang. Bahkan, sapi pemberian Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir tersebut hampir masuk ke area pelayanan pembuatan SIM maupun BPKB Satlantas Polres Sumedang.

Yang menegangkan, satu orang tukang jagal atas nama Bulat mengalami luka ringan pada bagian tangan. Sejumlah fasilitas seperti tiang pembatas jalur ujian SIM, tampak rusak berserakan akibat sapi terus memberontak sebelum akhirnya berhasil ditenangkan.

"Untung enggak sampai masuk ke dalam. Ya merusak itu saja, jalur lalu lintas di lapang uji SIM," katanya.

10 Orang Lumpuhkan Sapi Predator Milik Prabowo di Sukabumi

Selanjutnya, insiden menegangkan juga terjadi di Kota Sukabumi. Sapi kurban yang bernama Predator, bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI Prabowo Subianto berjenis simental dengan bobot raksasa mencapai 1,2 ton tersebut membuat proses penyembelihan menjadi tantangan tersendiri.

Sapi itu diserahkan kepada Pondok Pesantren Miftahussa'adah yang berlokasi di Cigunung, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Namun kemudian, karena ukurannya yang tidak biasa, dibutuhkan tenaga ekstra dan penanganan khusus untuk melumpuhkan hewan kurban milik orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Pantauan detikJabar di lokasi, petugas jagal berjumlah tiga orang dibantu tujuh orang santri untuk 'melumpuhkan' sapi tersebut. Mereka terlihat menarik tali tambang yang mengikat bagian kaki sapi tersebut.

"Kita serahkan aja sama yang profesional. Saya yakin insyaallah lancar. Kita sudah siapin juga tim profesionalnya nanti untuk penyembelihan," ujar Pimpinan Pondok Pesantren Miftahussa'adah, H Ismatullah saat ditemui di lokasi, Rabu (27/5/2026).

Sapi di GBI Bandung Ngamuk saat Hendak Disembelih

Kejadian menegangkan juga terjadi di Kompleks Griya Bandung Indah (GBI), Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Seekor sapi yang hendak disembelih mengamuk di Masjid Al Muhajirin hingga viral di media sosial.

Proses penangkapan sapi tersebut berlangsung dramatis. Sapi itu sempat berlarian di sekitar masjid hingga ke taman. Kaburnya sapi tersebut sempat membuat panik warga sekitar.

Peristiwa itu bermula saat dua orang panitia membawa sapi ke area penyembelihan. Saat dalam perjalanan, keduanya tampak kaget dengan reaksi dari sapi tersebut.

Setelah itu, sapi tersebut langsung lari di sekitar area masjid. Beberapa petugas yang biasa menangani sapi mencoba mendekat dan menenangkan hewan kurban tersebut.

Untungnya, sapi itu bisa langsung ditenangkan dan diamankan. Proses sapi tersebut kabur berlangsung selama sekitar 10 menit.

Sapi di Sukabumi Minggat ke Hutan Bikin Warga Kewalahan

Terakhir, ada kejadian menegangkan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Seekor sapi kurban berukuran besar mengamuk dan melarikan diri ke area hutan dan semak belukar pada Selasa (26/5/2026) sore.

Setelah melewati proses pencarian semalaman, sapi yang minggat tersebut akhirnya ditemukan warga keesokan paginya di area sungai berarus deras dan terpaksa langsung disembelih di lokasi penemuan.

Upaya evakuasi sapi kurban tersebut berlangsung dengan penuh perjuangan. Pencarian pertama dilakukan malam hari, sejumlah warga dan panitia kurban menyusuri area hutan yang minim penerangan.

Berbekal cahaya senter, mereka harus membuka jalan menembus rerumputan liar dan semak belukar yang tingginya mencapai dada orang dewasa.

Suasana pencarian tergambar cukup melelahkan, terdengar keluhan sekaligus penyemangat dari perekam video., "Sapi belum ketemu guys... berjuang kita guys," ucap pria dalam video.

Pencarian yang sempat dihentikan itu membuahkan hasil pada Rabu pagi tadi. Video lanjutan memperlihatkan sapi yang kabur tersebut bersembunyi di balik semak-semak lebat yang berada tepat di tebing bibir Sungai Citarik.

Proses penangkapan berjalan dramatis mengingat sapi berada di seberang aliran sungai yang berbatu dan berarus sangat deras. Warga harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai. Tampak beberapa pria turun ke air menggunakan tongkat bambu untuk menahan derasnya hantaman arus.

(ral/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads