Suntik Mati Terminal Cicaheum Dimulai, Armada Dialihkan ke Leuwipanjang

Suntik Mati Terminal Cicaheum Dimulai, Armada Dialihkan ke Leuwipanjang

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 26 Mei 2026 14:33 WIB
Suasana arus balik di Terminal Cicaheum Bandung.
Terminal Cicaheum Bandung (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar).
Bandung -

Proses peralihan aktivitas di Terminal Cicaheum, Kota Bandung kini telah dimulai. Seluruh perjalanan armada dengan jenis angkutan kota antar provinsi (AKAP) dan angkutan kota dalam provinsi (AKDP), resmi dialihkan ke Terminal Leuwipanjang.

Sekadar diketahui, Terminal Cicaheum menjadi titik pusat perjalanan bagi warga Kota Bandung menuju wilayah timur Pulau Jawa seperti Yogyakarta, Solo hingga Surabaya. Namun kini, terminal itu bakal disuntik mati lantaran dialihfungsikan sebagai depo Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Per hari ini, Selasa (26/5/2026), aktivitas transportasi di Terminal Cicaheum pun sudah ditiadakan. Layanannya dialihkan ke Terminal Leuwipanjang sesuai kebijakan yang telah ditetapkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Terminal Cicaheum Asep Supriyadi mengatakan, pengurus perusahaan otobus (PO) sudah mendapat pemberitahuan surat edaran sejak Senin (25/5) kemarin. Mereka pun telah bersepakat untuk mengalihkan armadanya dari Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang.

"Kami juga di sini terus-terusan bersosialisasi baik lewat pengeras suara untuk penumpang armada. Jadi per hari ini, seluruh armada AKAP maupun AKDP, pelayanannya sudah dialihkan ke Leuwipanjang," kata Asep saat dihubungi detikJabar.

ADVERTISEMENT

Hanya saja, kata Asep, PO masih diberi kesempatan melayani proses pemberangkatan penumpang di Terminal Cicaheum. Sebab, ada sejumlah penumpang yang telanjur memesan tiket perjalanan secara online dari lokasi tersebut.

"Cuma di sini kan ada sebagian penumpang yang belum tahu, yang sudah beli tiket. Jadi dari pihak ee armada juga, ke sini cuma mengambil, langsung berangkat lagi. Tapi tetap, semua armada masuk Terminal Leuwipanjang dulu," ungkapnya.

Menutup wawancaranya, Asep mengimbau para pengusaha PO bisa menaati kebijakan yang telah ditetapkan. Ia pun berharap seluruh pihak bisa mendukung program pemerintah yang bakal membangun proyek BRT Bandung Raya, dengan mengalihfungsikan Terminal Cicaheum.

"Jadi imbauan kami, karena Terminal Cicaheum ini mau dijadikan depo, kami minta dukungan penuh demi kebaikan kita semua. Dan mudah-mudahan dengan beralihnya nanti ke Terminal Leuwipanjang, itu bisa mengurangi kemacetan di wilayah Bandung," pungkasnya.



(ral/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads