Angkutan massal bernama Bus Rapid Transit (BRT) kini sedang disiapkan di kawasan Bandung Raya. Proyek ini digagas untuk menekan masalah kemacetan yang selama ini terjadi di wilayah Cekungan Bandung.
Sesuai kajiannya, BRT Bandung Raya akan memiliki 18 rute yang melintasi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Sumedang. Proyek ini akan didukung halte di 256 titik, dengan 232 titik di antaranya berada di Kota Bandung.
Lantas, dari mana saja rute BRT Bandung Raya ini akan melintas? Berikut rinciannya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BRT 01: Cibiru - Kalapa
BRT 02: Lembang - Taman Tegallega
BRT 03: Leuwipanjang - Dipatiukur-Dago
BRT 04: Elang - Riau
BRT 05: Ciroyom - Pajajaran - Antapani
BRT 06: Dago - Leuwipanjang - Cibaduyut
BRT 07: Padalarang - Alun-alun Bandung
BRT 08: Cicaheum - Cimahi
BRT 09: Ledeng - Antapani
BRT 10: Cicaheum - Kebon Kalapa
BRT 11: Tegalluar - Stasiun Hall
BRT 12: Soreang - Tegallega
BRT 13: Jatinangor - Cibeureum
BRT 14: Majalaya - Baleendah - Leuwipanjang
BRT 15: Banjaran - Baleendah - Bandung Electronic Center
BRT 16: Sarijadi - Antapani
BRT 17: Cicaheum - Sarijadi
BRT 18: Jatinangor - Dipatiukur (Via tol)
Tadinya, BRT Bandung Raya akan memiliki rute Tegalluar - Majalaya (via Sapan). Namun kemudian, rute tersebut diputuskan untuk dihapus dan rencananya akan dialihkan menjadi rute pengumpan atau feeder.
Saat ini, proyek BRT Bandung Raya sedang memasuki tahap pembangunan halte untuk koridornya. Bahkan, 8 halte on corridor sudah disurvei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Dinas Perhubungan Kota Bandung.
Delapan halte on corridor itu rencananya akan dibangun di ruas jalan pusat Kota Bandung. Di antaranya di Stasiun Hall, Dalem Kaum, Simpang Pasirkoja, Kepatihan, Alun-alun Bandung, Dulatip, Bundaran Cibeureum, dan Banceuy Center.
"Jadi hampir bersamaan sepertinya, sosialisasi yang dilakukan itu dengan off corridor yang sebelumnya sudah dilaksanakan, Nah sekarang on corridor sudah mulai lagi karena melihat timeline-nya memang sudah bisa dimulai," kata Kadishub Kota Bandung Rasdian beberapa waktu lalu.
Rasdian mengatakan, pembangunan halte on corridor akan dilanjutkan secara bertahap. Jika lokasi sudah dilakukan survei, maka proses pembangunan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Itu kan sudah disurvei, ada konsultannya, timeline-nya sudah jelas, pemenang tendernya, proyeknya sudah jelas. Tinggal sebelum mengerjakan disosialisasikan dulu itu bagian dari perencanaan, persiapan, supaya di ujung tahun ini dibangun," ucapnya.
Sementara untuk jalur on corridor, kata Rasdian, secara keseluruhan mencapai 21 kilometer yang membentang di Bandung Raya. Khusus di Kota Bandung di antaranya Jalan Asia Afrika, Sudirman, Otista, Dewi Sartika, dan jalan yang lainnya.
"Tapi sekarang yang pembangunan jalur on corridor-nya belum dilaksanakan. Jadi yang baru halte operator, sama yang baru dimulai itu halte on corridor, nanti lebar jalur kemungkinan 2,5 atau 3 meter, saya belum hafal," pungkasnya.
Simak Video "Video: Ada Aktivitas Pasar, Jalur Limbangan Garut Macet 2,5 Km"
[Gambas:Video 20detik]
(ral/mso)
