Sapi Kurban Prabowo Seberat 1,25 Ton Disembelih di RPH Ciroyom Bandung

Sapi Kurban Prabowo Seberat 1,25 Ton Disembelih di RPH Ciroyom Bandung

Wisma Putra - detikJabar
Selasa, 26 Mei 2026 14:00 WIB
Sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Bandung.
Ilustrasi sapi kurban. Foto: Yuga Hassani/detikJabar
Bandung -

Sapi bantuan dari Presiden Prabowo Subianto di Kota Bandung akan disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom. Sebelum disembelih, sapi tersebut akan dibawa ke Masjid Al-Ukhuwah Kota Bandung dan diserahterimakan kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan jenis sapi Bantuan Presiden (Banpres) yang akan disembelih di Kota Bandung yakni sapi simmental yang berasal dari Peternakan DSP Farm Cibiru.

"Kota Bandung cukup berbangga, peternak Kota Bandung bisa menyediakan sapi pesanan presiden. Untuk di Kota Bandung ada satu ekor dan beratnya sekitar 1,25 ton dan itu besok akan diserahkan di Masjid Al-Ukhuwah," kata Gin Gin kepada detikJabar, Selasa (26/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dipotong di sini, dan didistribusikan oleh Bagian Kesra Kota Bandung," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Gin Gin, dari enam sapi yang diusulkan, hanya satu sapi yang terpilih.

"Sapinya jenis simmental, bobotnya 1,25 ton dan ini sudah terselesksi dari enam ekor ini yang dipilih, ini sapi yang terberat untuk dipotong nanti," ujarnya.

Disinggung mengapa sapi dari Kota Bandung selalu jadi langganan dibeli presiden, Gin Gin menyebutkan hal itu karena kualitasnya yang bagus. "Saya lihat ini suatu keberhasilan peternak bagaimana membesarkan sapi yang sangat intens dalam pakannya dan bisa mengahasilkan sapi di atas 1 ton. Ini sebuah keberhasilan, walaupun tidak punya potensi yang banyak tapi bisa menghasilkan sapi unggulan," tuturnya.

Saat ini, sapi tersebut masih dititiprawatkan di peternakan dan besok akan dibawa ke Masjid Al-Ukhuwah.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Wilsandy mengatakan, sapi presiden ini sudah lolos pemeriksaan. Sapi tersebut sudah dinyatakan sehat dan layak dipotong. Menurutnya, proses pemilihan sapi ini sangat ketat.

"Nah secara kondisi proses seleksinya jauh lebih ketat karena tadi selain dari beberapa yang dipersyaratkan terus juga dari kondisi kesehatan juga telah mengurus proses uji lab. Sehingga sapi tersebut layak untuk dicalonkan sebagai calon bantuan presiden," ujarnya.

(wip/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads