Seekor sapi bantuan dari Presiden Prabowo Subianto akan disembelih di Kabupaten Bandung saat Idul Adha 2026 mendatang. Sapi seberat 1,2 ton tersebut berasal dari peternak asal Kecamatan Cilengkrang.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Ina Dewi Kania membenarkan adanya sapi bantuan dari Presiden Prabowo yang akan disembelih. Menurutnya, sapi tersebut telah ditimbang dan diperiksa pada dua pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya benar, ada (sapi dari Prabowo). Jumlahnya satu ekor. Beratnya tuh kemarin hasil penimbangan sekitar antara 1,2 ton," ujar Ina saat dikonfirmasi detikJabar, Senin (25/5/2026).
Ina menjelaskan, sapi tersebut nantinya akan disembelih di Masjid Miftahul Jannah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Dagingnya kemudian akan dibagikan kepada warga sekitar.
"Rencananya (disembelih) di daerah yang kemarin terkena banjir di Dayeuhkolot, di DKM Miftahul Jannah," katanya.
Menurutnya, sapi tersebut saat ini masih dirawat oleh peternak di Cilengkrang. Sapi itu rencananya akan dikirim ke lokasi penyembelihan pada Selasa (26/5/2026) besok.
"Iya kalau posisinya belum dikirim, nanti dikirim H-1. Mudah-mudahan besok," jelasnya.
Dia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah mengusulkan sejumlah sapi kepada pihak Sekretariat Negara beberapa waktu lalu. Kata dia, sapi yang diusulkan rata-rata memiliki berat 1 ton ke atas.
"Salah satunya ada di beberapa peternak kita dan sudah ada yang dari Sekretariat Negara yang melihat yang di Cilengkrang. Jadi dari peternak kita," ucapnya.
Ina mengungkapkan, setelah itu sapi-sapi tersebut langsung diperiksa. Pemeriksaan dilakukan oleh Distan Kabupaten Bandung dan tim Sekretariat Negara.
"Kemudian ada survei yang mereka lakukan, ada tes kesehatan juga untuk sapinya, termasuk kotoran, tes darah dan lain-lain. Nah, nanti kalau tidak salah ada dari Sekretariat Negara yang datang ke lokasi," ungkapnya.
Dia menambahkan, sapi tersebut dipilih langsung oleh tim dari Sekretariat Negara. Nantinya, sapi tersebut akan disembelih dan dagingnya dibagikan untuk masyarakat Kabupaten Bandung.
"Iya, dipilih dari sana (Sekretariat Negara)," pungkasnya.
(orb/orb)
