Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melaporkan kondisi usai pawai perayaan juara Persib Bandung. Ia mencatat ada 122 korban kecelakaan lalu lintas, seorang warga jadi korban kekerasan dan seorang warga Kecamatan Cibiru dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka tusukan.
Laporan ini Farhan sampaikan saat diwawancara wartawan di Pendopo Kota Bandung. Warga Cibiru yang tewas itu kata Farhan berusia sekitar 21 tahun.
"Ini ada 122 korban kecelakaan, dua korban kekerasan, satu korban kekerasan itu warga Cibiru ditemukan tewas usia 21 tahun. Kita sedang melakukan penyelidikan bersama pihak kepolisian, kami sedang menunggu hasil penyelidikan," katanya, Minggu (25/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, warga yang menjadi korban kekerasan tercatat berasal dari Cisaranten Kidul. Ia memastikan pelakunya sedang diidentifikasi kepolisian.
"Kemudian yang korban kekerasan yang di Cisaranten Kidul, itu juga sedang diidentifikasi pelakunya, korbannya warga setempat," ujarnya.
Mengenai korban meninggal dunia, Farhan mengungkapkan bahwa insiden itu terjadi dalam waktu yang bersamaan dengan pawai juara Persib. Namun demikian, ia belum bisa memastikan apakah korban tersebut merupakan bobotoh atau bukan.
"Ya pokoknya dalam ruang waktu antara kemarin sampai hari ini. Saya tidak tahu ya, tapi yang pasti dia ditemukan tewas jam 3 pagi di Cibiru sudah tergeletak di pinggir jalan," katanya.
"(Korban) tidak menggunakan atribut, dan ditemukan pisau menancap di dadanya. Polsek yang tahu persis," imbuhnya.
Sementara itu, Farhan juga melaporkan ada 122 korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi dari kemarin. Sebanyak 70 tercatat merupakan warga Kota Bandung, dan 52 lainnya berasal dari luar kota.
"Sedangkan 122 kecelakaan yang lainnya, 39 dirujuk rumah sakit, 26 dirawat di rumah sakit. Kecelakaannya berlangsung sejak kemarin malam sampai tadi jam 12 siang. Itu report terakhir," pungkasnya.
(ral/dir)
