Tragis! Wisatawan Tewas gegara Gajah Berkelahi

Kabar Internasional

Tragis! Wisatawan Tewas gegara Gajah Berkelahi

Femi Diah - detikJabar
Selasa, 19 Mei 2026 21:00 WIB
African Elephants on the Masai Mara, Kenya, Africa
Ilustrasi gajah. (Foto: Getty Images/Andrew Linscott)
Jakarta -

Liburan keluarga yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi duka mendalam. Seorang wisatawan perempuan asal Tamil Nadu, India, dilaporkan tewas dalam insiden tragis di Kamp Gajah Dubare, distrik Kodagu, Karnataka, pada Senin (18/5/2026). Korban terjebak di tengah perkelahian dua gajah jinak.

Korban diketahui bernama J Tulasi (33). Ia datang ke Kodagu sehari sebelumnya bersama suami dan anaknya untuk menikmati waktu berwisata di kawasan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar tengah hari. Saat itu, para wisatawan tengah berkumpul di tepi danau untuk menyaksikan rutinitas harian dua gajah bernama Marthanda dan Kanjan yang hendak dimandikan.

Menurut keterangan seorang pejabat senior, keributan bermula secara tiba-tiba ketika Marthanda menyenggol Kanjan. Situasi dengan cepat menjadi tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

Dua pawang gajah atau mahout, M Ghose dan Vijay Kumar, sebenarnya telah berupaya keras menenangkan keadaan. Namun, Kanjan justru bereaksi agresif dengan menyerang dan menabrak Marthanda.

Benturan keras tersebut membuat Marthanda kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. Nahas, Tulasi berada di posisi yang sangat dekat dengan lokasi kejadian. Tubuhnya terimpit di bawah tubuh gajah yang roboh tersebut, hingga ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Gajah itu (Kanjan) tidak sedang dalam kondisi musth," kata Deputy Range Forest Officer, Ranjan K, dikutip detikTravel dari The Hindustan Times, Selasa (19/5/2026).

Sebagai informasi, musth adalah kondisi hormonal periodik pada gajah jantan yang biasanya memicu perilaku agresif dan berbahaya.

Pasca-kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pemerintah Taluk Kushalnagar untuk menjalani proses autopsi sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Merespons tragedi ini, Menteri Kehutanan Karnataka, Eshwar Khandre, langsung mengambil langkah tegas. Ia memerintahkan penyusunan prosedur operasional standar (SOP) baru guna menjamin keselamatan pengunjung di seluruh kamp gajah di negara bagian tersebut.

"Pengunjung harus berdiri setidaknya 100 kaki dari lokasi saat menyaksikan gajah dimandikan. Dalam keadaan apa pun wisatawan tidak boleh mendekati gajah untuk berswafoto, mengambil gambar, atau ikut dalam aktivitas memandikan gajah," ujar Khandre.

Khandre juga memberikan peringatan keras agar wisatawan tidak lagi memberi makan gajah secara langsung, baik itu berupa pisang, gula merah, tebu, maupun jenis makanan lainnya.

Pihak otoritas kehutanan setempat telah melakukan olah TKP dan memulai penyelidikan mendalam atas insiden ini.

Kamp Gajah Dubare sendiri merupakan salah satu destinasi wisata satwa paling ikonik di Karnataka. Tempat ini biasanya menjadi magnet bagi turis yang ingin melihat lebih dekat proses pelatihan dan aktivitas mandi gajah di alam terbuka.

Artikel ini telah tayang di detikTravel

(fem/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads