Menjelang Hari Raya Iduladha, suasana penjualan hewan kurban di Kabupaten Cirebon biasanya dipenuhi deretan sapi dan tawar-menawar harga antara pedagang dan pembeli. Namun berbeda dengan kandang sapi milik Abung Kusman di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Di tempat ini, nuansa peternakan justru disulap bak adegan film koboi Amerika yang membuat siapa saja penasaran untuk singgah.
Dari kejauhan, kandang tersebut tampak berbeda dibanding lapak penjualan hewan kurban pada umumnya. Di tengah puluhan sapi yang memenuhi area kandang, beberapa pria dan perempuan terlihat mengenakan topi koboi, sepatu boots, hingga pakaian khas peternak ala Texas. Penampilan unik itu sontak menjadi magnet perhatian masyarakat yang melintas.
Tak sedikit pengunjung yang sengaja berhenti hanya untuk melihat langsung suasana kandang yang viral di media sosial tersebut. Bahkan, sebagian besar pengunjung memilih mengabadikan momen dengan para "koboi sapi" sebelum akhirnya melihat-lihat sapi kurban yang dijual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abung Kusman, pemilik kandang, mengatakan ide menghadirkan konsep koboi muncul dari keinginannya menciptakan suasana berbeda di tengah ramainya persaingan penjualan hewan kurban. Menurutnya, sosok koboi identik dengan dunia peternakan sehingga konsep tersebut dianggap cocok diterapkan di kandangnya.
"Biar ada daya tarik dan berbeda dari tempat lain. Koboi itu kan identik dengan peternakan, jadi kita coba hadirkan suasana seperti itu di sini," ujarnya, Senin (18/5/2026).
Konsep unik tersebut rupanya membuahkan hasil. Selain ramai dikunjungi warga, kandang sapi miliknya kini semakin dikenal luas setelah foto dan video para koboi sapi beredar di berbagai platform media sosial.
Tak hanya konsep koboinya yang menarik perhatian, kandang ini juga memiliki sapi-sapi berukuran jumbo yang menjadi primadona. Salah satunya sapi jenis simental berbobot fantastis yang mampu membuat pengunjung terpukau. Dengan pengawasan petugas, sapi tersebut bahkan bisa dinaiki untuk sekadar berfoto.
Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengantre demi bisa mengabadikan momen bersama sapi raksasa itu. Ukurannya yang jauh lebih besar dibanding sapi biasa menjadikannya incaran para pembeli hewan kurban kelas premium.
Abung memastikan seluruh sapi yang dijual dalam kondisi sehat dan telah menjalani vaksinasi. Ia bahkan berani memberikan garansi kesehatan kepada para pembeli demi menjaga kepercayaan pelanggan.
"Hewan di sini sehat semua, sudah vaksin dan siap kurban. Kalau ada kendala, kami siap bertanggung jawab," katanya.
Harga sapi yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp16 juta hingga Rp120 juta, tergantung jenis, ukuran, dan bobot sapi yang dipilih pembeli. Dari total sekitar 60 ekor sapi yang tersedia, lebih dari separuhnya disebut telah dipesan pelanggan.
Menariknya, suasana kandang koboi ini juga menghadirkan pengalaman baru bagi para pekerjanya. Salah satunya Salsa, perempuan muda yang mengaku baru pertama kali bekerja sebagai sales promotion girl di kandang sapi.
Dengan balutan kostum koboi, Salsa bertugas menyambut pengunjung sekaligus membantu mempromosikan sapi kurban. Ia mengaku awalnya merasa canggung, namun lama-kelamaan justru menikmati pekerjaannya karena suasana yang berbeda dan respons positif dari pengunjung.
"Seru sih, apalagi banyak yang ngajak foto bareng. Baru pertama kali juga jadi SPG di kandang sapi," ucapnya sambil tersenyum.
Menurut Salsa, selain memberikan pengalaman unik, pekerjaan tersebut juga menawarkan penghasilan yang lebih besar dibanding pekerjaan SPG yang biasa ia jalani.
Fenomena kandang sapi bergaya koboi di Plered ini menjadi bukti bahwa kreativitas mampu menjadi strategi pemasaran yang efektif. Di tengah banyaknya lapak penjualan hewan kurban, konsep sederhana namun unik ternyata mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus mendongkrak penjualan.
Kini, kandang sapi koboi itu bukan hanya menjadi tempat berburu hewan kurban, tetapi juga berubah menjadi lokasi hiburan dadakan bagi warga yang ingin merasakan sensasi berfoto ala peternakan Amerika di tengah suasana Iduladha.
(yum/yum)
