Laga Penentuan Vs Persijap, Umuh Muchtar Minta Bobotoh Dewasa

Laga Penentuan Vs Persijap, Umuh Muchtar Minta Bobotoh Dewasa

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 18 Mei 2026 20:31 WIB
Sejumlah Bobotoh atau suporter Persib Bandung menyalakan suar saat melakukan konvoi di Jembatan Layang Mochtar Kusumaatmadja Bandung, Jawa Barat, Minggu (17/5/2026). Bobotoh melakukan konvoi keliling Kota Bandung usai Persib Bandung menang atas PSM Makassar dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Euforia Kemenangan Persib! Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung. Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Bandung -

Persib Bandung tinggal selangkah lagi mengunci gelar juara Super League 2025/2026. Situasi itu dipastikan membuat Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dipadati Bobotoh saat laga terakhir melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026).

Di tengah antusiasme besar itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar menyampaikan pesan tegas kepada Bobotoh. Ia meminta suporter tetap tertib dan tidak memaksakan datang ke stadion tanpa tiket.

Umuh mengaku memahami euforia luar biasa yang kini dirasakan Bobotoh. Namun ia tak ingin momen bersejarah Persib justru berubah menjadi kekacauan akibat membludaknya penonton di sekitar stadion.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pesan sama Bobotoh, harus kasihan juga karena ini buat kalian. Persib berjuang, saya berjuang buat Bobotoh karena saya pun juga berangkat dari Bobotoh," kata Umuh, Senin (18/5/2026).

ADVERTISEMENT

Ia memperkirakan jumlah warga yang datang ke GBLA bisa berkali-kali lipat lebih banyak dibanding kapasitas normal stadion. Banyak Bobotoh disebut tetap ingin datang meski tidak memiliki tiket pertandingan.

"Jadi di sini saya minta kepada semua yang hadir nanti di tanggal 23 (Mei), mohon kalau yang tidak punya tiket jangan masuk ke stadion atau memaksakan diri datang ya. Nanti malah akan ada kekacauan mungkin ya," ujarnya.

Menurut Umuh, antusiasme Bobotoh jelang laga pamungkas musim ini memang luar biasa. Bahkan banyak yang rela hanya berkumpul di luar stadion demi ikut merayakan juara Persib.

"Karena orang bisa tiga atau kali empat kali lipat. Yang biasa nonton 30.000, bisa orang ratusan ribu datang. Mereka sudah bilang, 'Nggak apa-apa saya datang walaupun tidak nonton, nunggu-nunggu di luar untuk arak-arakan,' gitu ya," katanya.

Persib sendiri hanya membutuhkan hasil imbang melawan Persijap untuk memastikan gelar juara sekaligus mencatat sejarah sebagai juara tiga musim berturut-turut.

Umuh mengatakan, pihak klub kini juga tengah membahas skema pengamanan bersama kepolisian untuk mengantisipasi lonjakan massa usai pertandingan. Sebab menurut dia, para pemain harus segera kembali untuk persiapan pawai besar di keesokan harinya.

"Ini lagi dibicarakan juga dengan Pak Kapolda bagaimana nanti cara pengamanan malamnya itu. Ya, karena ngeri nanti kalau anak-anak tidak bisa pulang kan besok udah ada pawai ya," pungkasnya.

(bba/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads