Wanita Sukabumi Ditemukan Terkapar dengan Luka di Lengan

Wanita Sukabumi Ditemukan Terkapar dengan Luka di Lengan

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Senin, 18 Mei 2026 10:27 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)
Sukabumi -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan tanda-tanda depresi atau memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan mental, psikolog, atau hotline darurat terdekat untuk mendapatkan bantuan profesional.

Seorang perempuan muda berinisial E (22) ditemukan terkapar tak sadarkan diri di kawasan Kampung Ciawitali, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5). Korban yang awalnya dikira sudah meninggal dunia tersebut, ditemukan dengan luka serius di bagian pergelangan tangan kirinya.

Kapolsek Kalapanunggal, Iptu Aah Saepulrohman, membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait penemuan korban tersebut. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim medis dari Puskesmas setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi itu awal mulanya berdasarkan laporan dari masyarakat. Awalnya dilaporkan meninggal dunia. Namun, setelah dicek oleh anggota bersama orang Puskesmas, ternyata korban masih hidup," kata Aah saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

ADVERTISEMENT

Saat ditemukan di lokasi kejadian, polisi juga menemukan sebilah pisau di dekat tubuh korban. Korban mengalami luka parah yang diduga akibat sayatan di pergelangan tangan kirinya.

"Masih hidup, tapi memang di situ ada pisau. Pergelangan tangan kirinya memang luka. Lukanya cukup serius," jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi pemilik warung di sekitar lokasi, korban diketahui sempat menginap selama dua hari dua malam sebelum insiden tersebut terjadi. Selama menginap, korban dilaporkan sempat mencurahkan isi hati (curhat) mengenai masalah pribadi yang tengah dihadapinya.

"Kalau dari keterangan pemilik warung, korban ini sempat menginap dua hari dua malam. Sempat curhat juga terkait masalah keluarganya," ungkap Aah.

Aah menambahkan, pemilik warung sempat mendengar suara benda jatuh yang cukup keras dari arah bawah warung sekitar pukul 11.30 WIB. Sebagai informasi, struktur lokasi warung tersebut berada di bagian atas, sedangkan bagian bawahnya merupakan area selokan atau saluran air.

Saat ini, polisi belum bisa memberikan kesimpulan mutlak terkait motif di balik peristiwa ini, meski ada indikasi ke arah percobaan mengakhiri hidup. Korban yang ditemukan dalam kondisi pingsan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saat ditinggali (dilihat) napasnya masih ada, denyut nadinya masih ada, langsung dievakuasi. Sempat diperiksa di klinik Puskesmas, tapi karena dokter di sini tidak sanggup dan korban membutuhkan perawatan lanjutan, akhirnya langsung dirujuk ke RSUD Sekarwangi," pungkas Aah.

(sya/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads