Calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat bakal berangkat Minggu (17/5/2026). Namun hanya 73 jemaah yang diberangkatkan, sebab salah seorang calon jemaah meninggal dunia sehingga batal berangkat.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cianjur, Herriyanto, mengatakan awalnya total calon jemaah haji asal Cianjur yang akan diberangkatkan tahun ini berjumlah 74 orang.
"Berdasarkan kuota Cianjur, ada 74 orang. Semuanya kuota khusus untuk lansia di atas 80 tahun," kata dia, Jumat (15/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut dia, pada April 2026, seorang calon jemaah yakni Nenden Rostiati (82), warga Kampung Bojong Pilar RT 01 RW 02, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur meninggal dunia.
"Calon jemaah haji ini meninggal dunia karena sakit. Dengan begitu yang berangkat dari Cianjur awalnya 74 orang, sekarang menjadi 73 orang," katanya.
Dia mengatakan untuk kuota calon jemaah tersebut diserahkan hak pada keluarga sebagai waris. Tetapi karena usia belum masuk dalam kategori kuota khusus, anggota keluarga Calhaj tersebut tidak bisa diberangkatkan tahun ini.
"Untuk kuota Cianjur tahun ini khusus bagi lansia. Jadi untuk warisnya diberangkatkan dalam kuota normal sesuai antrean," kata dia.
Berangkat dari Polres Cianjur
Di sisi lain, dia menjelaskan, Calon Jemaah Haji asal Cianjur tahun ini akan diberangkatkan dari Mapolres Cianjur pada Minggu (17/5).
Kebijakan tersebut menjadi langkah baru yang diambil sebagai bentuk sinergitas lintas sektoral antara Forkopimda dan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur.
Rapat persiapan pemberangkatan Cahaj Cianjur Foto: Ikbal Selamet/detikJabar |
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kelancaran pemberangkatan, termasuk akomodasi penginapan bagi para jemaah sebelum keberangkatan.
"Kalau ini mungkin yang pertama, bukan hanya di Jawa Barat, bahkan mungkin di seluruh Indonesia, markas polisi menjadi tempat keberangkatan jemaah calon haji," ujarnya.
Ia menegaskan, langkah tersebut dilandasi niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Cianjur tanpa memandang latar belakang.
"Kami ingin melayani masyarakat Cianjur dari semua elemen. Insyaallah proses keberangkatan akan dimulai dengan salat subuh berjamaah di Masjid At-Taqwa Polres Cianjur," jelasnya.
Polres Cianjur memastikan seluruh aspek telah dipersiapkan dengan matang, mulai dari kesehatan, akomodasi, pendataan, hingga pengawalan.
"Insya Allah dari sisi kesehatan, akomodasi, pendataan, sampai pengawalan akan kami siapkan di Mako Polres Cianjur. Para jemaah juga disiapkan fasilitas untuk menginap di sini, makan di sini, semuanya kami siapkan secara gratis," ungkapnya.
(dir/dir)

