Dua sekolah favorit di Kota Bandung, SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung diwacanakan bakal diubah menjadi Sekolah Manusia Unggul (Maung). Bandung menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang mendapat dua SMA dalam program tersebut. Sementara daerah lain, hanya memiliki satu Sekolah Maung.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto membenarkan penunjukan SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung sebagai bagian dari pusat pengembangan Sekolah Maung.
"Untuk SMA satu kabupaten kota satu, kecuali Bandung ada dua, SMA 3 dan 5 pengecualian, kemudian untuk SMK satu cabang dinas itu satu," ujar Purwanto beberapa waktu lalu.
Secara keseluruhan, ada 41 sekolah negeri yang telah dipilih menjadi pusat pengembangan Sekolah Maung. Komposisinya terdiri dari 28 SMA dan 13 SMK yang ditargetkan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027.
Purwanto menjelaskan, penentuan sekolah dilakukan berdasarkan usulan Kantor Cabang Dinas (KCD) Disdik Jabar di masing-masing wilayah sebelum diverifikasi oleh tim bentukan pemerintah provinsi.
"Iya itu kan dilakukan berdasarkan usulan dari cabang dinas jadi cabang dinas yang lebih mengetahui kondisi di lingkungannya masing-masing dan setelah itu ditampung," katanya.
"Kemudian dilakukan melakukan verifikasi oleh tim yang dibentuk proses itu sudah dilalui kan, dan itu kemudian menjadi dasar untuk pemutusan SK Gubernur," lanjutnya.
Terkait penggantian nama sekolah menjadi Sekolah Maung, Pemprov Jabar saat ini masih menunggu persetujuan perubahan dari Kemeterian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Iya (namanya menjadi Sekolah Maung) nanti kita akan usulkan ke kementerian. Kita kalau diizinkan oleh kementerian akan melakukan itu," kata Purwanto.
"Itu tergantung kementerian, karena ini kan sifatnya program, ini kan program sekolah mau begitu nanti apakah dalam bentuk program seperti ini bisa merubah nama atau tidak," sambungnya.
Simak Video "Video: Polisi Tangkap 6 Tersangka Baru Kasus Penjualan Bayi ke Singapura"
(bba/dir)