Dua Hari Hilang, Bocah di Cianjur Diduga Tenggelam di Sungai

Dua Hari Hilang, Bocah di Cianjur Diduga Tenggelam di Sungai

Ikbal Selamet - detikJabar
Selasa, 05 Mei 2026 17:30 WIB
Tim SAR gabungan dan warga mencari korban yang diduga hilang di sungai
Tim SAR gabungan dan warga mencari korban yang diduga hilang di sungai Cianjur (Foto: Istimewa)
Cianjur -

Pradipta Saputra (11), bocah asal Kampung Balong, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, hilang selama dua hari. Diduga bocah tersebut tenggelam saat bermain di Sungai Cibaregbeg.

Informasi yang dihimpun detikJabar, Pradipta diketahui keluar rumah pada Minggu (3/5/2026) untuk bermain bersama teman-temannya. Namun, bocah tersebut tak kunjung pulang ke rumah hingga Senin (4/5/2026) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarganya pun berusaha mencari keberadaan Pradipta melalui teman-temannya. Setelah itu pun terungkap bahwa Pradipta terakhir terlihat bermain dan berenang di Sungai Cibaregbeg pada Minggu (3/5/2026).

"Anak ini sudah tidak pulang sejak Minggu. Tapi baru diketahui sempat bermain di sungai dan diduga tenggelam pada tadi pagi, tepatnya setelah menanyai teman-teman dari anak tersebut," ujar Kapolsek Campaka, AKP Panglima Nayan Munthe, Selasa (5/5/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pihak keluarga korban sudah membuat laporan kehilangan ke Polsek Campaka. "Tadi sudah buat laporan kehilangan. Kami akan cek apakah memang hilang tenggelam atau hilang di tempat lain. Jadi dugaan tenggelam ini karena informasi terakhir bermain di sungai bersama temannya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Girimukti, Dadan, menyebutkan bahwa sebelum dinyatakan hilang, korban sempat diketahui tengah bermain bersama empat temannya di area sungai pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Jadi sebelum hilang, korban katanya bermain bersama 4 temannya di area sungai, namun setelah itu korban tidak pulang ke rumah sampai akhirnya dilaporkan menghilang di hari itu," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan adanya informasi bahwa korban tenggelam setelah melompat ke dalam aliran sungai. Kejadian itu disaksikan empat temannya yang seketika panik karena korban tak kunjung muncul kembali ke permukaan. "Jadi kata temannya ini, korban lompat ke sungai lalu tidak muncul lagi ke permukaan sehingga membuat panik keempat temannya," kata dia.

Dia mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan pencarian korban. "Kami tadi sudah menindaklanjuti kejadian ini dengan meminta bantuan pihak terkait seperi tim SAR untuk segera melakukan pencarian," jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, menuturkan saat ini pihaknya sudah mengerahkan relawan dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan pencarian korban.

Ia menjelaskan, proses pencarian akan dilakukan dengan menyusuri area Sungai Cibaregbeg. Namun, lantaran korban diduga sudah hilang selama dua hari, terdapat kemungkinan korban terbawa arus.

"Jika kita lihat kondisinya, korban sudah hilang selama dua hari, jadi kemungkinan korban akan terbawa arus dari lokasi pertama karena saat kejadian kondisi debit air sedang naik. Sehingga akan kami lakukan penyusuran sampai ke area Muara Citarum," pungkasnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads