Tanker Iran DERYA Masuk Perairan RI Bawa Jutaan Barel Minyak

Kabar Nasional

Tanker Iran DERYA Masuk Perairan RI Bawa Jutaan Barel Minyak

Rolando Fransiscus Sihombing - detikJabar
Selasa, 05 Mei 2026 12:53 WIB
Ilustrasi peta Indonesia
Ilustrasi peta Indonesia (Foto: Pexels/Nothing Ahead)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia tengah memberikan perhatian serius terhadap laporan masuknya kapal tanker minyak mentah asal Iran ke wilayah perairan nusantara. Kapal berukuran sangat besar ini terdeteksi melintas di tengah situasi blokade ketat yang sedang dilakukan oleh pasukan Amerika Serikat (AS) terhadap komoditas energi asal negara Timur Tengah tersebut.

Pemerintah saat ini tengah melakukan koordinasi internal dan verifikasi lapangan guna memastikan kepatuhan kapal asing tersebut terhadap aturan navigasi nasional dan internasional. Berikut ringkasannya yang dirangkum detikJabar dari pemberitaan detikcom (baca selengkapnya di sini), Selasa (5/5/2026).

Kronologi Pelacakan: Menghindari Pasukan Amerika Serikat

Pergerakan kapal ini terpantau oleh lembaga pemantau maritim internasional yang mencatat upaya kapal tersebut menghindari patroli Angkatan Laut AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Identifikasi Kapal: Berdasarkan laporan dari TankerTrackers.com, kapal yang dimaksud adalah jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) bernama DERYA.
  • Titik Koordinat: Kapal tersebut dilaporkan telah memasuki Selat Lombok dan saat ini sedang bergerak menuju titik pertemuan di wilayah Kepulauan Riau.
  • Menghindari Blokade: Sebelum masuk ke Indonesia, kapal DERYA sempat berupaya mengirimkan minyak ke India namun gagal, sehingga ia melanjutkan perjalanan ke arah selatan untuk menghindari pencegatan oleh Angkatan Laut AS yang tengah mengalihkan kapal-kapal sejenis kembali ke Iran.
  • Laporan Serupa: Insiden ini menyusul laporan sebelumnya mengenai kapal tanker lain bernama HUGE yang juga terdeteksi berada dalam situasi serupa di tengah pembatasan maritim yang sedang berlangsung.

Detail Muatan: Mengangkut 1,88 Juta Barel Minyak

Kapal tanker ini bukan sekadar melintas, melainkan membawa muatan energi dalam jumlah yang sangat signifikan bagi pasar internasional.

  • Volume Minyak Mentah: Kapal DERYA teridentifikasi mengangkut sekitar 1,88 juta barel minyak mentah.
  • Status Operasional: Perusahaan pemantau mencatat bahwa beberapa kapal tanker Iran ada yang berhasil mencapai tujuan, namun ada pula yang dialihkan atau bahkan disita akibat blokade maritim yang ketat.

Respons Pemerintah RI: Verifikasi Lapangan dan Aturan UNCLOS

Pihak Indonesia menegaskan bahwa setiap lalu lintas kapal asing di perairan nasional harus tetap menghormati kedaulatan dan hukum laut yang berlaku.

ADVERTISEMENT
  • Koordinasi Diplomatik: Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa pemerintah telah mencatat laporan keberadaan kapal asing tersebut dan sedang bertindak.
  • Verifikasi Sedang Berjalan: Yvonne menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan verifikasi lapangan serta terus melakukan koordinasi internal antarinstansi.
  • Kepatuhan Hukum: Pemerintah memandang bahwa sejauh ini kapal-kapal tersebut melaksanakan hak lintasnya sesuai dengan hukum internasional dan aturan navigasi perairan Indonesia yang tunduk pada UNCLOS 1982.

Yvonne Mewengkang menegaskan posisi Indonesia terkait hak lintas kapal asing. "Indonesia telah mencatat laporan mengenai keberadaan kapal-kapal asing di perairan Indonesia. Kami akan terus memantau situasi ini dan berkomunikasi melalui saluran diplomatik yang tepat," kata Yvonne dalam keterangannya, Selasa (5/5/2025).

Melalui pemantauan yang ketat dan saluran diplomatik, pemerintah Indonesia berupaya memastikan wilayah perairan nasional tidak terdampak oleh ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, sembari tetap menjunjung tinggi hukum laut internasional yang menghormati lalu lintas di masing-masing zona maritim.



(bbp/bbp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads