Pemkot Minta Izin ke Kemenhut Kelola Sementara Bandung Zoo

Pemkot Minta Izin ke Kemenhut Kelola Sementara Bandung Zoo

Rifat Alhamidi - detikJabar
Senin, 04 Mei 2026 18:00 WIB
Bandung Zoo
Bandung Zoo (Foto: Gheyna Sabila Z)
Bandung -

Proses pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo hingga sekarang belum mendapat titik terang. Pemkot Bandung pun akan mengusulkan kepada Kementerian Kehutanan supaya mendapatkan izin membuka area wisata edukasi satwa tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, sesuai aturan, izin lembaga konservasi yang saat ini ditangani tim transisi Bandung Zoo akan habis pada 5 Mei 2026. Untuk itu, Pemkot dan Pemprov Jawa Barat kata dia mau mengajukan izin kembali ke kementerian untuk pengelolaan di kebun binatanf.

"Hari ini kami sedang mengupayakan agar ada izin khusus dari Kemenhut ke pemerintah kota dan pemerintah provinsi, agar kami mendapatkan izin lembaga konservasi sementara," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (4/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Farhan, awalnya, pemerintah pusat menginginkan satwa di Bandung Zoo direlokasi jika tidak bisa menemukan pengelola baru. Namun kemudian, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta agar tidak ada relokasi dan tetap mempertahankan Bandung Zoo seperti semula.

ADVERTISEMENT

"Maka kita sedang memperjuangkan supaya tidak direlokasi. Lembaganya belum ada, bukan karena minim peminat, tapi kita masih berusaha menyeleksi dengan lebih ketat," ungkapnya.

Menurut Farhan, Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar sedang mencari opsi yang memungkinkan untuk bisa mengelola Bandung Zoo secara sementara. Sebab ia menginginkan agar pegawai di sana tetap dipertahankan.

"Maka kita hanya akan membuka kemungkinan untuk sementara dikelola dulu sebagai sebuah lembaga konservasi pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Dengan tenaga kerjanya masih yang sama," ungkapnya.

"Ini memang hanya masalah administrasi aja. Karena gimanapun juga kan waktu saya terakhir komunikasi dengan Menteri Kehutanan beliau bertanya Wali Kota, maunya apa? Saya bilang maunya dikuasai oleh negara. Nah, kita lagi manfaatkan terus momen ini supaya betul-betul kita menguasai sebagai pemerintah dan memanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.



(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads