Kesehatan Satwa Bandung Zoo Terus Dipantau

Kesehatan Satwa Bandung Zoo Terus Dipantau

Rifat Alhamidi - detikJabar
Kamis, 30 Apr 2026 19:41 WIB
Suasana terkini di Kebun Binatang Bandung.
Hewan di Bandung Zoo (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Penanganan kesehatan satwa di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo terus mendapat perhatian. Pemkot Bandung turut melibatkan lembaga konservasi bernama Vantara demi memastikan kondisi tersebut terkendali secara optimal.

Terbaru, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mrngadakan diskusi bersama tim veteriner dari Vantara. Diskusi tersebut juga melibatkan tim dokter hewan gabungan yang terdiri dari RSH Cikole, BBKSDA Jabar, termasuk tim dokter hewan di Bandung Zoo.

Diskusi pun membicarakan tentang pendekatan penanganan satwa di Bandung Zoo. Upaya itu dilakukan supaya pertukaran ilmu dan pengalaman antarpraktisi bisa mengoptimalkan sektor animal welfare di Kebun Binatang Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penanganan satwa dilakukan oleh tim dokter hewan secara terkoordinasi dan terus dipantau perkembangannya. Secara umum kondisi satwa dalam keadaan terkendali dan seluruh langkah penanganan dilakukan berdasarkan pertimbangan medis yang komprehensif," kata Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar, Kamis (30/4/2026).

ADVERTISEMENT

Gin Gin pun memastikan kondisi satwa Bandung Zoo dalam keadaan terkendali dan terus dipantau dokter hewan yang berwenang.
Ia memastikan bahwa penanganan kesehatan satwa dilakukan secara terkoordinasi dan berbasis pada hasil pemeriksaan medis.

"Ke depan, dukungan kolaborasi dari berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan satwa tentunya masih sangat kami perlukan," ujarnya.

Keterlibatan tim Vantara dalam kegiatan ini bersifat kolaboratif, dengan memberikan dukungan teknis dan berbagi pengalaman internasional dalam pengelolaan kesehatan satwa. Pendekatan ini sejalan dengan berbagai kerja sama yang telah dilakukan Vantara bersama pemerintah Indonesia, termasuk dengan Kementerian Kehutanan dalam penanganan kesehatan satwa liar dan penguatan fasilitas konservasi.

Tim veteriner Vantara, drh. Shafira Permata, menyampaikan bahwa kolaborasi antarpraktisi menjadi elemen penting dalam memastikan kualitas penanganan kesehatan satwa. Selain berpartisipasi dalam diskusi teknis, dalam kunjungan ini Vantara juga menyerahkan dukungan tambahan berupa vitamin dan obat-obatan untuk membantu menjaga ketersediaan kebutuhan medis satwa di Bandung Zoo.

"Kami percaya bahwa kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk otoritas lokal dan para praktisi veteriner, merupakan kunci dalam memastikan setiap penanganan satwa dilakukan secara tepat dan berbasis pada standar animal welfare yang baik. Kehadiran kami di sini adalah untuk berbagi pengalaman dan mendukung proses yang sudah berjalan," ujar Shafira.

Secara keseluruhan, proses pemantauan dan penanganan kesehatan satwa di Bandung Zoo terus berjalan secara terkoordinasi oleh tim dokter hewan yang berwenang. Pelibatan tersebut untuk mendukung berbagai pihak dalam memastikan kesejahteraan satwa tetap menjadi prioritas utama.




(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads