Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sorotan tajam terkait aksi anarkis yang mengotori hangatnya peringatan May Day 2026. Orang nomor satu di Jabar ini mengaku prihatin lantaran fasilitas umum di Kota Bandung dirusak.
"Kita menyampaikan rasa prihatin ya, tadi malam dari sore sampai malam masih ada kelompok orang yang memanfaatkan situasi Hari Buruh yang sudah berjalan damai, dengan tiba-tiba muncul, tanpa memberikan pemberitahuan unras, tanpa orasi, gruduk-gruduk melakukan pembakaran," kata Dedi dilihat dari tayangan video di Instagram pribadinya, Sabtu (2/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dedi, kerusuhan yang dipicu kelompok perusuh itu berhasil diredam oleh Polda Jabar dan Polrestabes Bandung. Pascakejadian ini, Dedi meminta para perusuh untuk sadar.
"Semoga para perusuh ini bisa disadarkan, tidak terus-terusan memberikan rasa cemas di masyarakat, tidak terus-terusan memberikan rasa takut dan tidak nyaman di lingkungan masyarakat," ujarnya.
Dedi juga meminta Polda Jabar untuk mengusut tuntas kejadian ini dan memproses para pelaku ke ranah hukum. "Saya yakin jajaran Polda Jabar akan mampu menyelesaikan dan mengusut tuntas tindakan kriminal itu dan bisa memprosesnya secara hukum," tuturnya.
Dedi menambahkan situasi di Kota Bandung saat ini sudah kondusif dan meminta warga untuk tetap tenang. "Untuk warga Bandung tetap tenang karena situasinya sudah dalam keadaan nyaman, damai dan terkendali," pungkasnya.
(wip/sud)
