Tak Ada Permintaan Evakuasi yang Sepele Bagi Damkar Ciamis

Round-up

Tak Ada Permintaan Evakuasi yang Sepele Bagi Damkar Ciamis

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 30 Apr 2026 09:00 WIB
Petugas Damkar mengevakuasi seekor katak yang masuk ke dalam rumah.
Petugas Damkar mengevakuasi seekor katak yang masuk ke dalam rumah. (Foto: Istimewa)
Ciamis -

Tugas dan dedikasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) kini telah jauh melampaui urusan menaklukkan si jago merah. Beragam laporan kedaruratan dari yang paling mengancam nyawa hingga yang terdengar "receh" pantang mereka tolak.

Sebuah insiden unik baru-baru ini terjadi di Kabupaten Ciamis, di mana tim penyelamat harus turun ke lapangan pada tengah malam bukan untuk mengevakuasi ular berbisa, melainkan seekor katak.

Aksi penyelamatan hewan amfibi ini bermula dari kepanikan seorang perempuan penghuni kontrakan di Perum Griya Galuh Asri, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg. Kehadiran tamu tak diundang di dalam rumah tersebut benar-benar membuat penghuninya kewalahan dan ketakutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberadaan katak tersebut pertama kali disadari saat tengah berada tepat di bawah wastafel. Sang penghuni rumah yang sudah cukup lama mendiami kontrakan itu awalnya mencoba mencari pertolongan dari orang-orang terdekat di sekitarnya.

Namun, hewan berukuran kecil tersebut rupanya cukup ampuh menebar teror mental bagi mereka. Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat menceritakan kelucuan di balik kepanikan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Pelapor sempat meminta bantuan kepada temannya untuk mengevakuasinya, tapi sama takut juga dan tidak ada yang berani," ungkap Budi.

Lantaran tak ada satu pun yang bernyali menyentuh katak tersebut, penghuni kontrakan akhirnya mengambil inisiatif menelepon Mako Damkar Ciamis. Menariknya, laporan kedaruratan yang masuk nyaris larut malam itu sama sekali tidak dipandang sebelah mata oleh petugas piket.

"Laporan itu diterima Senin (27/4) sekitar setengah 10 malam. Meski meminta bantuan evakuasi katak, kami respons dengan datang langsung ke lokasi," ujar Budi kepada detikJabar, Rabu (29/4/2026).

Tak butuh waktu lama bagi tim penyelamat untuk mengamankan satwa dengan nama latin Anura tersebut keluar dari area rumah, sekaligus mengembalikan ketenangan sang pelapor.

Budi menyadari bahwa aksi evakuasi ini mungkin dinilai sangat sederhana atau sepele oleh sebagian pihak. Namun, ia menegaskan bahwa institusinya selalu bekerja dengan tulus merespons kesulitan sekecil apa pun di tengah masyarakat.

"Bagi warga yang membutuhkan, bantuan seperti ini sangat berarti. Ini juga membuktikan petugas pemadam kebakaran tidak hanya hadir saat terjadi kebakaran, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam kesulitan sehari-hari," kata Budi Rahmat.

(sya/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads