Tabrakan kereta api terjadi di Bekasi Timur. Namun, aktivitas di Stasiun Kereta Api Tasikmalaya terpantau tetap berjalan normal pada Selasa siang (28/4/2026).
Meski demikian terdapat dua jadwal perjalanan kereta api jarak jauh yang dibatalkan akibat dampak kecelakaan di wilayah Bekasi, pelayanan bagi penumpang rute lainnya dipastikan tidak terganggu.
Berdasarkan data dari Daop 2 Bandung, dua perjalanan yang mengalami pembatalan adalah KA Pangandaran (128) rute Gambir-Banjar dan KA Pangandaran (127) rute Banjar-Gambir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembatalan ini merupakan imbas langsung dari gangguan operasional di jalur Bekasi pada hari yang sama. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan tidak terjadi penumpukan penumpang di area stasiun.
Hal ini dikarenakan pihak PT KAI telah melakukan langkah antisipasi cepat dengan menginformasikan pembatalan kepada calon penumpang.
"Untuk keberangkatan dari Tasikmalaya itu yang dibatalkan hanya KA Pangandaran (Parahyangan) relasi Gambir-Banjar dan sebaliknya. Untuk jadwal lain tetap normal," ujar Kepala Stasiun KA Tasikmalaya, Suryono.
Kelancaran aktivitas di stasiun ini terbukti dengan tetap beroperasinya kereta api jalur selatan lainnya. Sebagai contoh, pada pukul 12.12 WIB, KA Malabar rute Gambir-Malang terpantau tetap berhenti normal di Stasiun Tasikmalaya untuk menaikkan penumpang sesuai jadwal.
Situasi di Stasiun Tasikmalaya tetap kondusif. Para penumpang untuk rute tujuan Bandung maupun arah timur tetap dapat melakukan perjalanan sesuai jadwal yang tersedia tanpa kendala berarti.
Bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan KA Pangandaran, PT KAI menjamin pengembalian hak penumpang secara penuh alias refund 100 persen
(dir/dir)
