Wacana pembentukan holding Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat terus bergulir. Di tengah kondisi banyaknya perusahaan daerah yang belum optimal, langkah ini dinilai bisa menjadi jalan keluar untuk memperbaiki kinerja sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, termasuk yang berada di barisan pendukung gagasan tersebut. Ia menegaskan, DPRD pada prinsipnya akan mendukung setiap inovasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama berdampak pada perbaikan tata kelola dan kinerja BUMD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat kebetulan dari Komisi III akan dukung segala upaya untuk meningkatkan tata kelola BUMD. Kalau pun holding BUMD sedang disiapkan, dan selama itu bisa menjawab segala persoalan di BUMD akan kita dukung," kata Ineu, Selasa (28/4/2026).
Bagi Ineu, pembentukan holding bukan sekadar restrukturisasi organisasi, melainkan peluang untuk memperbaiki layanan publik sekaligus meningkatkan kontribusi finansial bagi daerah. Jika dikelola dengan baik, langkah ini diyakini bisa berdampak langsung pada peningkatan deviden yang masuk ke kas daerah.
Dengan jumlah mencapai 41 BUMD, Jawa Barat sejatinya memiliki modal besar. Namun, realitas di lapangan menunjukkan tidak semua perusahaan daerah tersebut berada dalam kondisi sehat. Bahkan, sebagian besar belum mampu memberikan kontribusi optimal terhadap PAD.
"Kalau yang lainnya terus terang sekarang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Tujuan BUMD itu kan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menghasilkan pendapatan bagi daerah. Selama ini, itu belum maksimal," ujarnya.
Fakta bahwa hanya segelintir BUMD terutama di sektor keuangan yang mampu menyumbang deviden menjadi catatan penting. Di sisi lain, banyak BUMD lain masih bergulat dengan persoalan klasik, mulai dari tata kelola hingga performa bisnis yang belum kompetitif.
Karena itu, Ineu melihat pembentukan holding bisa menjadi momentum pembenahan menyeluruh. Ia berharap langkah ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan benar-benar menjadi strategi konkret untuk mengangkat potensi BUMD yang selama ini belum tergarap maksimal.
Simak Video "Memborong Pakaian Murah di Pasar Gede Bage, Bandung"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)
