Presiden Prabowo Subianto melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Sosok yang menjabat sebagai Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) periode 2022-2027 itu menggantikan Faisol Hanif yang digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Pangan.
Setelah dilantik, ucapan selamat mengalir dari koleganya sesama aktivis buruh di Jawa Barat (Jabar). Mereka meyakini Jumhur bisa menjalankan amanat yang dipercayakan, meski ditugaskan di tempat yang berbeda dengan rekam jejaknya di dunia aktivis perburuhan.
"Pertama, kami sampaikan selamat kepada Bang Jumhur sudah menjadi dipercaya oleh Pak Prabowo untuk jadi Menteri Lingkungan Hidup. Kalau kita berbicara perjuangan Bang Jumhur, sejak dulu pun bareng dengan serikat buruh di Bandung ataupun di Jabar yah," kata Ketua SBSI '92 Kota Bandung Hermawan, Senin (27/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hermawan pun masih ingat betul perjuangan Jumhur dengan serikat buruh di Jabar. Selain rutin berbagi keilmuan hingga aktif mengonsolidasikan gerakan, Jumhur dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan tak pernah membeda-bedakan.
"Artinya, kontribusi beliau terhadap Indonesia inj sangat besar sebenarnya kalau kita bicara tentang Bang Jumhur. Dan memang kalau dia orangnya sih tidak tidak eksklusif ya dengan siapapun. Bang Jumhur ini memang ya sangat care, sangat dekat," ujarnya.
"Jadi saya pikir perjuangan Bang Jumhur dengan buruh sudah sangat dekat. Beliau tidak melihat senior-junior, beliau memang sangat concern dengan kondisi itu," tuturnya menambahkan.
Meski ditugaskan di tempat baru sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Hermawan meyakini Jumhur tidak akan kesulitan untuk beradaptasi. Dengan latar belakang lulusan ITB, pria asal Bandung itu diharapkan masih bisa fokus terhadap isu buruh, terutama pada pekerja di bidang lingkungan.
"Saya pikir Bang Jumhur akan sangat paham juga terhadap pemetaan terkait dengan potensi mana yang memang perlu dia perbaiki. Misalkan kemarin gundulnya hutan, Bang Jumhur pasti bakal membuat terobosan untuk perbaikan itu," katanya.
"Dan saya yakin Bang Jumhur tidak akan berubah sikap kritis dia. Tentu sekarang sikap kritis dia akan dia wujudkan dalam bentuk perbaikan untuk kabinet Pak Prabowo. Sehingga harapan kami tentu Bang Jumhur bisa berbuat yang terbaik untuk Indonesia, termasuk di dunia ketenagakerjaan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua SPN Jabar Dadan Sudiana juga punya optimisme serupa. Meski ditempatkan di luar rekam jejaknya, Jumhur diyakini bisa langsung menunjukkan kinerja yang memadai.
"Artinya memang meski di kementerian yang berbeda, Bang Jumhur ini masih punya irisan dengan perjuangan buruh. Mulai dari ngurusin amdal, sekaligus pekerja lingkungan yang harus diperhatikan," katanya.
Dadan pun menaruh harapan besar kepada Jumhur setelah dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup. Ia meminta Jumhur jangan sampai melupakan perjuangan kaum buruh setelah ditetapkan sebagai pejabat tinggi negara.
"Karena memang basisnya adalah gerakan buruh, saya harap juga nanti tidak melupakan dan mendukung terus gerakan buruh dalam rangka menuntut hak-hak normatif yang memang masih banyak dilanggar. Termasuk Undang-undang Ketenagakerjaan baru juga saya harap itu juga menjadi konsen kita ke depannya," pungkasnya.
Simak Video "Video Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, KSPSI: Jangan Tinggalkan Idealisme Buruh"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
